Walikota Surabaya dan PT KA bahas ulah bonek

Jumat, 03/07/2009 13:42:13 WIBOleh: Stefanus Arief Setiaji
SOLO (Bisnis.com): Direktur Utama PT Kereta Api (KA) Ignatius Yonan akan meminta pimpinan PT KA Daops VIII Surabaya berbicara langsung dengan Walikota Surabaya, terkait insiden pengrusakan fasilitas PT KA oleh ratusan suporter Persebaya Surabaya.

"Nanti biar Daops Surabaya yang berbicara langsung dengan Walikota Surabaya, karena yang dilakukan para suporter itu sangat meresahkan," ujarnya sebelum melakukan peninjauan jalur rel Solo-Madiun di Solo, hari ini.

Menurut dia, PT KA tetap akan melayani kebutuhan masyarakat di bidang transportasi perkeretapian, sejauh penumpang memiliki etika dan menjaga fasilitas yang dimiliki institusi itu.

"Kita tidak akan mengeluarkan aturan yang melarang suporter naik kereta api, tetapi kita juga ingin semuanya dikendalikan dan bertanggung jawab," paparnya.

Sebelumnya, saat melintas di stasiun Solo-Yogyakarta, suporter Persebaya Surabaya yang dikenal dengan sebutan bonek (bondo nekat) melempari kaca stasiun dan KA Prambanan Ekspres (Prameks) yang akan melintas. Sedikitnya tujuh kaca KA Prameks jurusan Solo-Yogykarta hancur akibat insiden yang tidak memakan korban itu.

Ratusan bonek tersebut menggunakan KA Pasundan menuju Surabaya dari arah Bandung, setelah mendukung tim kesayangannya Persebaya Surabaya berlaga melawan PSMS Medan.(yn)
Nikmati kemudahan mengakses koran Bisnis Indonesia dalam berbagai format hanya dengan mendaftar menjadi member, GRATIS !
Daftar member »
 

Komentar

Hak Cipta © 2007 - 2009 - PT Jurnalindo Aksara Grafika