
JAKARTA (Bisnis.com): Lulusan Balai Besar Pendidikan Penyegaran dan Peningkatan Ilmu Pelayaran (BP3IP) yang bergelar ahli nautika tingkat I dan ahli teknika tingkat I berpeluang mengisi pasar pelaut internasional.
Bahkan, alumni BP3IP berpeluang mendapat penghasilan US$4.000-US$10.000 per bulan karena pelaut ahli nautika tingkat I dan ahli teknika tingkat I masih relatif sedikit di Indonesia, yakni baru 20%.
BP3IP siang ini baru saja meluluskan sebanyak 119 siswa ahli nautika tingkat I dan 123 siswa ahli teknika tingkat I, guna dipersiapkan sebagai pelaut di lembaga pemerintahan maupun swasta dalam atau luar negeri.
Menteri Perhubungan Freddy Numberi mengatakan lulusan dengan gelar itu mempunyai kesempatan lebih besar untuk bekerja di kapal berbendera asing dengan penghasilan yang cukup besar.
“Ke depannya mereka punya peluang menjadi pelaut internasional dengan penghasilan US$4.000 hingga US$10.000 per bulan. Harus dipersiapkan lebih baik lagi untuk lulusan berikutnya,” katanya seusai meluluskan siswa BP3IP hari ini.
Dia menuturkan BP3IP harus peka dalam melakukan pengajaran ke siswanya, termasuk melakukan penyesuaian terhadap aturan dan kebijakan yang baru.
Saat ini jumlah pelaut Indonesia yang berlayar secara internasional berjumlah sedikitnya 170.000 orang. Dari jumlah itu, yang bergelar ahli nautika tingkat I dan ahli teknika tingkat I baru sekitar 20%.(fh)
Nikmati kemudahan mengakses koran Bisnis Indonesia dalam berbagai format hanya dengan mendaftar menjadi member, GRATIS !
Daftar member »