Bisnis Indonesia Online » Sektor Riil » Transportasi
Kamis, 17/04/2008 10:31 WIB
2 Pemegang saham bahas nasib AdamAir
oleh : Hendra Wibawa
JAKARTA (Bisnis): Pemilik AdamAir Hary Tanoesodibjo dan keluarga Suherman hari ini bertemu untuk membahas nasib maskapai penerbangan bertarif murah itu.
Adam Aditya Suherman, perwakilan Keluarga Suherman, mengatakan kedua pemegang saham itu akan bertemu dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).
"RUPS ini diharapkan merupakan rapat terakhir untuk memutuskan kelanjutan perusahaan setelah tiga bulan," katanya saat dicegat sebelum masuk ke kantor AdamAir di jalan Gedung Panjang Jakarta Utara, pagi ini.
Dia menjelaskan semua masalah AdamAir, termasuk pembayaran gaji karyawan maskapai itu, akan dibahas secara tuntas.
Adam Aditya melanjutkan opsi investor baru untuk menyelamatkan AdamAir juga akan dibahas antarpemegang saham. "Soal investor baru akan dibicarakan juga," ungkapnya.
Saat ini, baru pemegang saham dari keluarga Suherman yang tiba, sedangkan Hary Tanoe, sampai berita ini diturunkan belum datang.
AdamAir dimiliki oleh dua pemegang saham, yakni Hary Tanoe, melalui PT Global Tranport Services dan PT Bright Star Perkasa, serta keluraga Suherman. Kedua pemegang saham membagi porsi kepemilikan saham masing-masing 50% : 50%.
Departemen Perhubungan telah melarang terbang semua pesawatnya pada 18 Maret lalu, dan mencabut izin seluruh rutenya pada 9 April.
AdamAir mengantongi izin 21 rute domestik dan empat rute internasional. Frekuensi penerbangannya adalah 490 kali per minggu untuk rute domestik dan 42 kali per minggu ke tujuan luar negeri.
Maskapai AdamAir merupakan pemegang rekor pengangkut penumpang terbanyak ketiga setelah Garuda dan Lion. Namun, maskapai AdamAir juga memiliki rekor kecelakaan cukup tinggi, yakni satu pesawat menyasar di Tambolaka, NTT, dan satunya jatuh di Majene, Sulbar.(er)
bisnis.com
Berita Lain
- Garuda terbang lagi ke Eropa mulai tahun depan
- Walikota Surabaya dan PT KA bahas ulah bonek
- Cuaca Jakarta sepanjang hari ini berawan
- Wisma BII, Istana, Bundaran HI jadi sasaran demo
- Arus penumpang KA naik 6,25% pada Mei