Bisnis Indonesia Online » Sektor Riil » Transportasi
Rabu, 07/05/2008 11:53 WIB
SDM di bidang maritim dipertanyakan
oleh : Fita Indah Maulani
JAKARTA (Bisnis): Pengamat Maritim Chandra Motik Yusuf mempertanyakan kesiapan sumber daya manusia (SDM) di bidang kemaritiman terkait banyaknya perubahan dari isi revisi UU Pelayaran.
"Perlu suatu perencanaan matang apabila ingin dihadirkan suatu kinerja yang lebih baik dari yang ada saat ini," ujarnya dalam forum dialog UU Pelayaran hari ini.
Dia menuturkan ada sekitar 114 pelabuhan umum, 1.400 pelabuhan khusus, dan kebutuhan akan Syahbandar akan memerlukan SDM dengan kualifikasi khusus (Nautika).
Sayangnya, lanjut dia, perguruan tinggi yang ada seperti Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP), Sekolah Tinggi Manajemen Transport (STMT Trisakti) dan sekolah lainnya dari sisi kualitas masih belum memenuhi kebutuhan.
"Saya khawatir untuk memenuhi kebutuhan SDM dalam pelaksanakan revisi UU tersebut, pemerintah mengambil jalan instant dengan pelatihan singkat bagi SDM yang tidak sesuai dengan latar pendidikan tersebut," tambahnya. (tw)
bisnis.com
Berita Lain
- British Airways raih laba US$1,32 miliar
- BUMN baru akan kelola ATC tahun ini
- 2 Menteri bertemu bahas KA batu bara
- Izin King & Queen Airlines ditunda
- SDM Indonesia dilatih baca kotak hitam