Bisnis Indonesia Online » Sektor Riil » Transportasi


Kamis, 17/07/2008 17:11 WIB

Menhub sarankan ISA berinduk ke INSA

oleh : Ratna Ariyanti


JAKARTA (bisnis.com): Menhub Jusman Syafii Djamal menyarankan agar Indonesian Shipping Association (ISA) tetap berada di bawah asosiasi perusahaan pelayaran di Indonesia yang diakui pemerintah yaitu Indonesian National Shipowners Association (INSA).

"Saya kira lebih baik mereka [ISA] berinduk pada INSA. Ngapain kita mesti buang duit banyak. Karena ada satu mekanismenya. Nah saya kira mereka [INSA] akan selesaikan dalam rapat anggota umum. Nanti pasti akan diajak bicara," tutur Jusman setelah mendampingi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menerima pengurus INSA di Kantor Kepresidenan hari ini.

Sejumlah perusahaan angkutan laut nasional membentuk wadah baru dengan mendeklarasikan pendirian Asosiasi Pelayaran Indonesia (ISA) pada 12 Juli. Ketua Umum DPP ISA Jaka Aryadipa Singgih mengatakan organisasi baru ini didirikan untuk menampung berbagai aspirasi dengan latar belakang kemajemukan usaha angkutan laut dan akan mendorong pelayaran nasional agar mampu bersaing di kancah internasional.

Kepengurusan asosiasi itu secara permanen akan terbentuk paling lambat pada akhir bulan ini dengan memfokuskan sejumlah bidang, seperti peti kemas, curah, lepas pantai, sumber daya manusia dan pendidikan, serta hukum. Asosiasi ini bersifat independen dan terbuka serta akan bermitra dengan instansi terkait.

Jusman mengatakan pemerintah belum menerima laporan pembentukan organisasi ISA tersebut. Pemerintah akan berupaya mencari titik temu dan melihat apa saja perbedaan antara kedua organisasi tersebut.

"Saya mengharapkan supaya ada titik temu lagi, lalu kami lihat lagi ada enggak sih bedanya antara ISA dan INSA. Bisa jadi (ISA dilebur ke dalam INSA). Kami lihat nanti. Tapi yang pasti adalah ada kebebasan bagi mereka untuk punya opini," taambah Jusman. (tw)

bisnis.com

 

Berita Lain

  • Viva Macau Airlines buka call center
  • Lintas KA Bandung-Sukabumi itinjau
  • Penumpang bus angkutan Lebaran turun 1,68%
  • Penumpang angkutan laut turun 8,33%
  • Pengguna sepeda motor ke Sumatra naik
  • Jabodetabek berpeluang hujan ringan
  • Dua korban tabrak lari langsung tewas
  • Kemacetan di Nagreg capai 7 km
  • 25 Pesawat terlambat mendarat pada H+1

Komentar

Beri Komentar