Bisnis Indonesia Online » Sektor Riil » Transportasi


Senin, 18/08/2008 17:55 WIB

Neptune Lines cari dana US$6 miliar untuk akuisisi

oleh : M. Yunan Hilmi

HONG KONG (Bloomberg): Neptune Orient Lines Ltd, raksasa perkapalan di Asia Tenggara, menyewa 11 bank untuk mendapatkan kredit senilai US$6 miliar guna membeli anak usaha TUI AG, Hapag-Lloyd AG.

Sumber yang ikut pembicaraan menyebutkan Bank of Tokyo-Mitsubishi UFJ Ltd, Citigroup Inc, HSBC Holdings Plc, Intesa Sanpaolo SpA, JPMorgan Chase & Co, Mizuho Financial Group Inc, Natixis, Oversea-Chinese Banking Corp, Societe Generale, Sumitomo Mitsui Financial Group Inc, and United Overseas Bank Ltd akan meng-arrange pinjaman itu.

Awal bulan ini, Neptune Orient menjelaskan akan mengintegrasikan usaha pengapalan kontainer jika TUI menerima tawaran tersebut. Menurut perhitungan Bloomberg, kombinasi dua perusahaan akan membentuk perusahaan kargo laut terbesar ketiga di dunia setelah A.P. Moeller-Maersk A/S dan Mediterranean Shipping Co.

"Neptune Orient memilih kandidat yang rasional untuk merger. Namun, timing akuisisi dalam skala ini di tengah industri yang menghadapi menurunan kinerja, tentu sangat berisiko. Neptune Orient tidak boleh membuat kesalahan selama integrasi," kata Jon Windham, analis Macquarie Securities Ltd, Hong Kong, hari ini.

Perdagangan antara Asia dan Eropa mengalami penurunan tahun ini setelah sempat tumbuh 17% pada 2007. Kondisi ini merupakan imbas krisi subprime AS yang memukul tingkat konsumsi. Industri diperkirakan mengalami over capacity tahun ini seiring dengan melambatnya permintaan rute Asia-Eropa menjadi 7%. Hapag-Lloyd lebih fokus melayari rute trans-Atlantic sementara Neptune Orient perdagangan trans-Pacific.

TUI, perusahaan turis terbesar di Eropa, menjual Hapag-Lloyd setelah menghadapi tekanan investor awal tahun ini.(yn)

bisnis.com

 

Berita Lain

  • RI masih kekurangan 500 pilot
  • BMG: Waspadai potensi hujan lebat
  • Angkutan darat terancam kolaps
  • DHL-Polar Air jalin kerja sama

Komentar

Beri Komentar