Bisnis Indonesia Online » Sektor Riil » Transportasi
Selasa, 19/08/2008 14:09 WIB
Tabrakan KA di Lampung karena human error
oleh : Fita Indah Maulani
JAKARTA (Bisnis.com): PT Kereta Api kembali menyampaikan permohonan maaf atas kejadian tabrakan di Lampung akhir pekan lalu yang merenggut tujuh nyawa penumpang.
Dirut PT KA Ronny Wahyudi mengatakan pihaknya telah melakukan investigasi internal dan hasilnya memang kecelakaan ini akibat kesalahan manusia (human error).
"Jelas terlihat bagaimana bisa dalam satu jalur ada dua kereta padahal sinyal sudah menunjukkan lampu merah. Melalui media massa sekali lagi kami mohon maaf kepada masyarakat khususnya korban kecelakaan tersebut," ujarnya dalam jumpa pers, hari ini.
Pihaknya saat ini sudah memberhentikan sementara semua pejabat yang bertugas di Stasiun Labuhanratu pada waktu kejadian. Selain Kepala Stasiun Labuhanratu Sutrisno, pejabat dua tingkat di atasnya yaitu Kepala Operasional dan Kepala Seksi Operasi juga dibebastugaskan.
Mereka diserahkan kepada pihak Kepolisian untuk diproses hukum sesuai dengan aturan yang berlaku. Direksi PT KA juga mengakui masih lemahnya kedisiplinan dan ketaatan pegawai ujung tombak terhadap aturan.
Hal tersebut terjadi selama ini karena anggaran dana pendidikan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia masih sangat terbatas. Besarnya backlog (pencairan dana yang tertunda) untuk pelayanan publik (public service obligation/PSO) membuat PT KA lebih mengutamakan dana yang ada bagi perbaikan sarana dan prasarana, mengalahkan peningkatan kualitas SDM.
"Kecelakaan pekan lalu menjadi tonggak baru bagi kami dan regulator untuk melakukan koreksi karena kereta ternyata sangat dicintai oleh masyarakat. Ponsel saya selalu dikirimi SMS setiap KRL terlambat setengah jam dari Dirjen Perkeretaapian, sementara ketika pesawat terlambat empat jam tenang-tenang saja," ujarnya.(er)
bisnis.com
Berita Lain
- Garuda tepat waktu 91,42% angkut calon haji
- Emirates rute Dubai-London pakai Airbus 380
- Hujan sirami bumi Jakarta siang hari
- Tol Semarang-Solo dibangun akhir Desember
- 90% Anggaran PU ditargetkan terserap bulan ini