Bisnis Indonesia Online » Sektor Riil » Transportasi


Rabu, 27/08/2008 11:46 WIB

Parkir di Melawai perlu ditinjau ulang

oleh : Lenny Handayani


JAKARTA (bisnis.com): Warga dan calon pengunjung pusat perbelanjaan atau pertokoan di kawasan Blok M, Melawai, mendesak Pemda menghilangkan atau membongkar pintu masuk parkir kawasan tersebut.

"Tiga buah pintu masuk ke kawasan pusat perbelanjaan Blok M, Melawai, yang berada di Jl. Raya Melawai dan Jl. Sisingamangaraja sama sekali tidak ada manfaatnya," kata Kurniadi, warga Kel. Kramat Pela, Kebayoran Baru, hari ini.

Menurut dia, keberadaan tiga buah pintu atau gerbang masuk menuju kawasan pusat perbelanjaan maupun pertokoan malah terkesan hanya tempat memungut uang retribusi parkir saja. Masalah keamanan maupun pungutan parkir di dalam kawasan malah lepas tangan.

Setiap warga atau calon pengunjung ke kawasan itu diminta uang parkir dua kali yaitu saat masuk di pintu gerbang dan saat mau keluar di lokasi parkir badan jalan oleh oknum petugas parkir setempat.
Jika pusat perbelanjaan Blok M Square selesai dikerjakan tentunya malah ada tiga pungutan parkir bagi pengunjung.

Keberadaan tiga pintu gerbang kawasan Blok M, Melawai, diakui Ketua RW 01, Melawai Nizarman Aminuddin, banyak dikeluhkan warga maupun calon pengunjung yang menggunakan kendaraan roda dua dan empat. Mereka terpaksa harus membayar dua kali untuk sekali parkir di kawasan ini. "Jika tetap dipertahankan tentunya akan menambah beban bagi calon pengunjung."

PLH Walikota Jaksel Budiman S didampingi Kabag Humas setempat Ahmad Sotar mengatakan keberadaan tiga buah pintu gerbang untuk menarik retribusi parkir bagi pengunjung sedang dievaluasi karena kondisinya sudah tidak layak lagi.

"Kami memang sudah mengadakan beberapa kali pertemuan dan rapat berkaitan dengan tiga unit pintu gerbang yang malah disinyalir menjadi ajang pungli," katanya seraya menambahkan masalah ini sedang ditangani Pemda DKI. (tw)

bisnis.com

 

Berita Lain

  • RI masih kekurangan 500 pilot
  • BMG: Waspadai potensi hujan lebat
  • Angkutan darat terancam kolaps
  • DHL-Polar Air jalin kerja sama

Komentar

Beri Komentar