Bisnis Indonesia Online » Sektor Riil » Transportasi
Rabu, 27/08/2008 17:48 WIB
Sistem transportasi Semarang siap untuk Lebaran
oleh : Natalina Kasih Wasiyati
SEMARANG (Bisnis.com): Dinas Perhubungan Kota Semarang menyatakan keseluruhan sistem transportasi di wilayah ini siap mengamankan angkutan arus Lebaran 2008.
Kepala Dishub Kota Semarang Andi Agus Wandono menyatakan kesiapan tersebut menyangkut seluruh sistem transportasi, baik armada, infrastruktur, keamanan, dan kenyamanan masyarakat. "Kami telah melakukan sejumlah koordinasi untuk memastikan kesiapan masing-masing instansi dalam mengakomodir angkutan Lebaran,” katanya dalam Rakor Persiapan Angukatan Lebaran 2008/1429 Hijriah, hari ini.
Dia menjelaskan berdasarkan evaluasi secara umum penyelenggaraan angkutan Lebaran tahun lalu dapat berjalan lancar. Seluruh moda angkutan dapat dioperasikan untuk melayani arus mudik maupun arus balik. Meski masih terjadi keterlambatan disejumlah armada yang disebabkan oleh tingginya frekuensi perjalanan, namun semua penumpang bisa terangkut hingga ke tempat tujuan.
"Koordinasi dalam penyelenggaraan operasional angkutan juga dapat berjalan dengan lancar, baik antarinstitusi maupun antarmoda,” ujarnya.
Menurut dia, lonjakan arus mudik Lebaran diperkirakan terjadi di seluruh sentra perhentian angkutan di antaranya kenaikan jumlah penumpang pada terminal, stasiun dan pelabuhan sekitar 5% dibandingkan dengan tahun lalu. Untuk kenaikan jumlah penumpang di bandara diperkirakan mencapai 15% atau naik dari 40.871 penumpang menjadi 47.002 penumpang.
"Jumlah penumpang di terminal yang meliputi Terboyo, Mangkang, dan Penggaron diperkirakan mencapai 66.988 penumpang, Stasiun Tawang 50.124 penumpang, Poncol 69.263 penumpang dan Pelabuhan Tanjung Emas sebanyak 25.960 penumpang,” tuturnya.
Untuk armada angkutan umum baik arus mudik maupun arus balik di tiga terminal yaitu Terboyo, Mangkang dan Penggaron telah disiapkan 62.193 seat dari 1.542 unit armada.
Andi menuturkan waktu lonjakan penumpang untuk arus balik yang terjadi di terminal diperkirakan terjadi pada H-2 hingga H-1 dengan jumlah penumpang rata-rata mencapai 7.250 penumpang. “Di stasiun lonjakan penumpang diperkirakan terjadi pada H-3 hingga H-2, untuk pelabuhan H-15 dan untuk di Bandara berkisar antara H-4 hingga H-2,” ujarnya.(yn)
bisnis.com
Berita Lain
- Mandala & MasterCard kerja sama promosi
- AP II seleksi pengelola parkir terminal 1
- Lion Air pesan 20 pesawat layani rute perintis
- Qantas Airways tambah daftar insiden 2008
- IndoDefence 2008 Expo & Forum dibuka