Bisnis Indonesia Online » Sektor Riil » Transportasi
Kamis, 28/08/2008 19:44 WIB
Korban Sriwijaya Air diamputasi
oleh : Antara
JAMBI (Antara): Seno, 50, petani sayur korban tertabrak pesawat Sriwijaya Air yang tergelincir kemarin saat mendarat di Bandara Sultan Thaha Jambi terpaksa kaki kiri dan tangan kananya diamputasi karena mengalami luka remuk cukup parah.
Humas Rumah Sakit Asia Medika Jambi, Hendra Novera, menjelaskan amputasi kaki kiri dan tangan kanan korban terpaksa dilakukan tim medis untuk menyelamatkan jiwa korban.
Tim medis RS Asia Medika yang menangani para korban pesawat Sriwijaya Air jenis Boeing 747-200 dengan register PKCJG SJ 062 itu, melakukan tindakan amputasi itu pada Kamis pagi setelah mendapat persetujuan dari keluarga korban.
Isteri korban Pasri, 40, hanya mengalami luka ringan di bagian kepala, sedangkan anaknya bernama Rahmat Sadikin, 4, juga mengalami luka parah masih dalam perawatan intensif di ruangan ICU rumah sakit tersebut.
Saat kejadian pesawat tergelincir itu mereka sedang mencuci sayur hasil panen di lahan kebun sayur berjarak 200 meter dari landasan pacu bandara sepanjang 2.200 meter itu.
"Kami anak beranak terkejut dan sulit menghindari ketika pesawat tergelincir itu mengarah kepada kami," ungkap Pasri.
Pesawat berpenumpang 123 orang dari Jakarta saat mendarat hujan lebat sedang berlangsung.
Rumah sakit tersebut masih merawat 13 penumpang atau rawat inap korban karena mengalami luka-luka, sedang 13 penumpang lainnya diperbolehkan pulang ke rumah atau berobat jalan dan semua korban yang mengalami luka-luka adalah warga Jambi.
bisnis.com
Berita Lain
- Hujan sirami bumi Jakarta siang hari
- Tol Semarang-Solo dibangun akhir Desember
- 90% Anggaran PU ditargetkan terserap bulan ini
- Merpati tawari Pemda Jember KSO
- DPR minta Terminal IV Selapanjang ditutup