Bisnis Indonesia Online » Senggang » Iptek
Rabu, 07/11/2007 16:02 WIB
China luncurkan stasiun ruang angkasa 2020
oleh : Taufik Wisastra
BEIJING (AP): China berencana meluncurkan stasiun ruang angkasa pada 2020, pada saat yang sama wahana pertama negara itu memasuki orbit untuk mulai mempelajari permukaan bulan.
China ambisius dalam program ruang angkasanya yang merupakan salah satu cara untuk memperkuat klaimnya sebagai salah satu negara dengan ilmu pengetahuan terkemuka.
Negara itu telah mengirimkan astronot ke ruang angkasa dua kali dalam empat tahun terakhir. China meluncurkan wahana ke bulan sekitar satu bulan setelah peluncuran wahana serupa oleh pesaingnya, Jepang.
"Stasiun ruang angkasa berskala kecil, workshop seberat 20 ton," ujar Long Lehao, perancang utama roket Long March 3A yang membawa wahana Chang'e 1 ke bulan, seperti dikutip surat kabar China Daily.
Para pejabat antaruiksa China sebelumnya mengatakan mereka ingin membangun stasiun ruang angkasa dalam waktu 10-15 tahun mendatang. Namun target 2020 merupakan yang pertama kali dipublikasikan.
Laporan itu tidak menyebutkan berapa banyak orang yang akan berada di stasiun itu. Namun beratnya sekitar sepersepuluh dari International Space Station yang saat ini ada enam orang di dalamnya. (tw)
bisnis.com
Berita Lain
- Presiden buka Olimpiade Astronomi II
- 100 Fisikawan dari 24 negara bertemu di UI
- SBY minta 4 menteri benahi kebijakan insentif
- Presiden akan serahkan Anugerah Riset Masyarakat
- Indosat & CIMB Niaga garap produk bersama