Bisnis Indonesia Online » Senggang » Iptek
Selasa, 07/10/2008 18:47 WIB
Satu warga AS & 2 Jepang menangi Nobel fisika
oleh : Linda Tangdialla
WASHINGTON (AP): Dua warga Jepang dan seorang warga AS keturunan Jepang memenangi Nobel fisika 2008 karena penemuan mereka dalam bidang fisika subatomik, Akademi Ilmu Pengetahuan Kerajaan Swedia mengumumkan hari ini.
Yoichiro Nambu, 87, dari University of Chicago, memenangkan setengah dari hadiah itu untuk penemuan dalam mekanisme yang dikenal sebagai simetri patahan spontan dalam fisika subatomik.
Sedangkan Makoto Kobayashi dan Toshihide Maskawa dari Jepang berbagi kemenangan yang setengah lagi karena penemuan mereka atas asal dari patahan simetri yang memprediksikan eksistensi sedikitnya tiga keluarga quark (partikel elementer yang membentuk semua materi).
Mereka bertiga berbagi hadiah Nobel sebesar 10 juta kronor (US$1,4 juta).
“Simetri patahan spontan mengungkap keteraturan alam di bawah permukaan yang tampaknya tak beraturan,” kata akademi. “Teori Nambu menyerap standar model fisika partikel elementer. Model itu menyatukan blok-blok building yang lebih kecil dari semua bahan dan tiga dari empat kekuatan alam dalam satu teori tunggal.”
Nambu yang kelahiran Jepang pindah ke AS pada 1952 dan menjadi profesor di University of Chicago, tempat dia bekerja selama 40 tahun. Dia menjadi warga AS pada 1970.
“Sejak 1960, Yoichiro Nambu mulai memformulasikan deskripsi matematis dari simetri patahan spontan pada fisika partikel elementer,” kata akademi.
Kobayashi, 64, bekerja untuk High Energy Accelator Research Organization, atau KEK, di Tsukuba, Jepang. Maskawa, 68, bekerja di Yukawa Institute for Theoretical Physics di Kyoto University di Jepang.
“Simetri patahan spontan yang Nambu pelajari berbeda dari simetri patahan yang dilukiskan oleh Makoto Kobayashi dan Toshihide Maskawa,” kata akademi. “Peristiwa-peristiwa spontan itu sepertinya terjadi di alam sejak sangat awal alam raya dan jadi kejutan ketika pertama kali ditemukan dalam percobaan partikel pada 1964.”
bisnis.com
Berita Lain
- "Monster Ancol" tak membahayakan manusia
- Presiden luncurkan sistem peringatan dini tsunami
- India luncurkan misi ke bulan
- Ahli geologi temukan 'lantai dansa dinosaurus'
- Total E&P beri beasiswa master minyak Rp1 miliar