Mobile banking makin digandrungi

Senin, 19/01/2009 17:32:35 WIBOleh: Ratna Ariyanti
JAKARTA (Bisnis.com): Lembaga riset ABI Research menunjukkan bahwa minat dari pengguna seluler terhadap aplikasi keuangan yang dapat diakses melalui perangkat mobile semakin meningkat.

Aplikasi ini diperkirakan mampu menggaet jutaan pengguna. Layanan aplikasi keuangan jauh lebih potensial dibandingkan dengan aplikasi mobile TV dan aplikasi premium lainnya terutama jika dilihat dari jumlah pengguna.

Analis Senior ABI Research Mark Beccue, seperti dikutip dari situs Cellular-News, mengatakan jangkauan demografis pengguna aplikasi keuangan jauh lebih luas.

"Hampir setiap pengguna seluler yang berusia di atas 18 tahun merupakan pengguna potensial," ujarnya.

Saat ini, aplikasi keuangan melalui perangkat genggam terdiri dari tiga jenis, yaitu layanan perbankan, yang merupakan teknologi lanjutan dari online banking, layanan pembayaran dalam skala domestik, dan layanan pembayaran atau transfer dalam skala internasional.

Adopsi layanan mobile banking diperkirakan akan meluas di negara-negara maju, sementara layanan pembayaran baik domestik maupun internasional akan lebih berkembang di negara berkembang.

Penggunaan aplikasi ini dapat ditingkatkan di wilayah pedesaan dan memungkinkan masyarakat yang belum terlayani oleh sistem perbankan dalam upaya meningkatkan kesejahteraan.

Beccue menyebutkan penggerak utama dari aplikasi ini adalah perbankan. Aplikasi ini dapat memangkas biaya.

Tidak hanya itu, layanan ini juga dapat digunakan oleh orang-orang yang selama ini belum mendapat akses dari perbankan.

Bank of Amerika menjadi bank pertama yang memelopori penggunaan aplikasi ini ketika memperkenalkan layanan mobile banking pada Mei 2007. Saat ini layanan tersebut telah digunakan oleh 1,5 juta pengguna. (faa)
Nikmati kemudahan mengakses koran Bisnis Indonesia dalam berbagai format hanya dengan mendaftar menjadi member, GRATIS !
Daftar member »
 

Komentar

Hak Cipta © 2007 - 2009 - PT Jurnalindo Aksara Grafika