JAKARTA (Bisnis.com): Sampai akhir pekan lalui sedikitnya sudah delapan orang menjadi penderita kasus Inflluenza A H1N1 di Indonesia, dan semuanya diimpor dari Australia dan Singapura.
"Yang benar-benar terjadi penularan kasus swine flu ini dari manusia ke manusia di Indonesia, sampai detik ini belum ada. Semua kasus impor dari negara lain," tegas Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari Minggu sore kepada pers di kediamannya Jl. Denpasar, Jakarta.
Jadi, kata Menkes, sampai 28 Juni, kasus positif yang terkjangkit swine flu ada enam orang, sementara dua orang lkaimnya sudah dinyatakan negatif dan sudah diperb olehkan keluar dari RS Sanglah di Bali untuk BM dan di RSUP Sulianti Suroso ;akarya untuk WA.
Keenam kasus baru tersebut adala tiga orang WNA dari Australia, yaitu berinisial GC, laki-laki, 12 tahiun, MT, laki- laki, 14 tahun, dan JA, laki-laki, 10 tahun. Mereka semua dirawat di RSUP Sanglah. Denpasar, Bali sejak 25 Juni.
Sementara tiga orang lainnya WNI di rawat di RSPI Sulianti Suroso Jakarta adalah AG, perempuan, 18 tahun, baru dari Singapura, TP, Laki-laki, 19 tahun juga dari Singapura, dan AM, perempuan, 22 tahun yang baru saja pulang dari jalan-jalan ke Australia.
Selain keenam kasus baru ini, kata Menkes, pemerintah juga memeriksa 47 orang lainnya yang dicurigai bisa tertular swine flu.
"Tapi setelah diperiksa di laboratorium, semuanya negatif. Kami terus melacak orang-orang yang kemungkinan bisa tertular. Untuk itu kepada media, saya minta kalau mendapatkan informasi tolong di cek dulu pada kami. Pokoknya setiap ada perkembangan baru pasti kami sampaikan," ungkap Siti Fadilah.(nn)
Nikmati kemudahan mengakses koran Bisnis Indonesia dalam berbagai format hanya dengan mendaftar menjadi member, GRATIS !
Daftar member »