JAKARTA (Bisnis.com): Dephub mengintensifkan pemeriksaan pilot dan awak kabin pesawat melalui body scanner di Bandara Soekarno-Hatta Cengkareng untuk menekan merebaknya virus flu babi di Indonesia.
Kepala Administrator Bandara Soekarno-Hatta Cengkareng Edward A. Silooy mengatakan langkah itu telah dikoordinasikan dengan Departemen Kesehatan, menyusul adanya seorang pilot maskapai nasional yang positif mengidap virus flu babi.
"Kami tetapkan pilot dan awak kabin maskapai setelah penerbangan dari luar negeri melalui body scanner sebelum keluar dari bandara," katanya di Dephub, hari ini.
Dia menjelaskan pilot dan awak kabin sangat rentan terpapar virus flu babi karena melakukan perjalanan ke luar negeri untuk melayani konsumen angkutan udara.
Silooy menambahkan pihaknya tidak akan memperlonggar pemeriksaan pilot dan awak kabin yang telah bepergian ke luar negeri setelah seorang pilot Garuda mengidap virus flu babi setelah bepergian ke Perth Australia dan Hong Kong, China. "Ini untuk antisipasi merebaknya virus dari pilot dan awak kabin. Mereka sangat rentan oleh virus flu babi."
Dalam situs Departemen Kesehatan disebutkan bahwa seorang pilor maskapai nasional terpapar virus influenza A H1N1 saat berada di luar negeri. Sebelum sakit, pada 14 Juni 2009 WA melakukan penerbangan ke Perth, Australia. Kemudian 18 Juni 2009, dia bertugas ke Hong Kong.(er)
Nikmati kemudahan mengakses koran Bisnis Indonesia dalam berbagai format hanya dengan mendaftar menjadi member, GRATIS !
Daftar member »