Bisnis Indonesia Online » Senggang » Kebugaran
Jumat, 18/04/2008 17:55 WIB
Pemerintah luncurkan pedoman hadapi pandemi flu burung
oleh : Asdan Muhanda
JAKARTA: Pemerintah Indonesia meluncurkan dokumen pedoman nasional kesiapsiagaan untuk menghadapi kemungkinan terburuk pandemi flu burung.
Dokumen bernama National Pandemic Preparedness and Respons Plan (NPPRP) itu berisi tata cara dalam menghadapi kejadian pandemi flu burung di Indonesia.
Dokumen itu akan diuji melalui simulasi penanggulangan episenter pandemi flu burung pada 25-27 April 2008 di Bali.
Ketua Pelaksana Harian Komite Nasional Pengendalian Flu Burung Bayu Krisnamurti mengatakan simulasi tersebut merupakan pertama di dunia yang melibatkan masyarakat banyak.
Warga yang akan terlibat mencapai 4.500 tepatnya di Desa Dangin Tukadaya, Kabupaten Jembrana, Bali. Simulasi akan dimulai dari puskesmas Jembrana, kemudian ke Rumah Sakit Sanglah Denpasar hingga di Bandara Ngurah Rai.
Semua sektor akan dilibatkan mulai dari pasien, petugas medis, polisi sampai wisatawan.
"Kami akan coba penanganan pandemi flu burung dengan episentrum di Jembrana. Pandemi itu terjadi jika virus sudah menular antarmanusia," katanya siang tadi.
Bayu mengatakan saat ini status flu burung di Indonesia sudah ditetapkan oleh Badan Kesehatan Dunia (WHO) masuk fase III. Artinya virus avian influenza sudah menular dari hewan ke manusia.
Status fase III itu berpotensi tinggi menjadi pandemi karena virus terus mengalami mutasi.
"Kami tidak tahu kapan akan terjadi pandemi, tetapi jika hal itu terjadi maka Indonesia sudah siap karena sudah punya panduannya," jelas dia. (dj)
bisnis.com
Berita Lain
- Peran psikolog semakin diperlukan masyarakat
- Duduk terlalu lama berbahaya buat bayi
- RS Puri Indah siapkan Rp3 miliar olah limbah
- Lippo tanam US$30 juta bangun MRIN
- RS Puri Indah resmi beroperasi