Bisnis Indonesia Online » Senggang » Kebugaran


Senin, 21/04/2008 10:03 WIB

Anak peternak sapi kurang perhatian

oleh : Irvin Avriano & Agust Supriyadi


JAKARTA (Bisnis): Meneg Pemberdayaan Perempuan Meutia Hatta Swasono meminta pengusaha susu memperhatikan anak-anak peternak sapi perah yang belum sehat dan belum cukup gizi.

"Mohon supaya program CSR [Corporate Social Responsibility] dari perusahaan pengolahan susu memperhatikan gizi balita, anak, serta kesehatan ibu di Indonesia," ujarnya di sela-sela Pekan Promosi Susu Nasional di kampus STEKPI.

Terkait dengan naiknya harga susu nasional dan internasional, pemilik sapi perah dengan giat menyetor susu ke koperasi. Beberapa dari mereka menjual seluruh susu dan tidak menyisakan untuk anak-anaknya. "Ini yang perlu diperhatikan pengusaha susu melalui program CSR-nya."

Pernyataan tersebut terkait dengan kebutuhan gizi anak-anak Indonesia yang dinilai kurang karena belum membudayakan minum susu. Budaya yang tidak tepat ini akhirnya berhubungan dengan tingkat konsumsi susu Indonesia yang rendah. "Tingkat konsumsi susu [kita] baru sepertiganya. Ini harus ditingkatkan," ujar dia.

Ia juga menegaskan susu bukan hanya untuk anak-anak, "Tetapi untuk orang tua juga. Osteoporosis itu dapat dicegah pada usia muda. Kalau membiasakan minum susu pada usia muda itu akan baik sekali."

Menurut Meutia jangan dilupakan anak bayi di bawah enam bulan harus tetap mendapatkan ASI eksklusif, "ASI sangat penting untuk emosi dan perkembangan mental anak, dan penting juga untuk masa depan mereka." (tw)

bisnis.com

 

Berita Lain

  • Roche luncurkan 'Tulang sehat, BoneDiva'
  • Penyakit TB rugikan usia produktif Rp8,5 triliun
  • Rumah sakit ditutup karena laba-laba
  • Teknolog anti penuaan yang cepat

Komentar

Beri Komentar