Bisnis Indonesia Online » Senggang » Kebugaran


Jumat, 15/08/2008 15:15 WIB

Yayasan Kanker Payudara tingkatkan edukasi

oleh : Reni Efita Hendry

JAKARTA (Bisnis.com): Yayasan Kesehatan Payudara Jakarta (YKPJ) terus melakukan edukasi tentang kanker payudara kepada generasi muda untuk meningkatkan kesadaran akan penyakit tersebut karena usia penderita sudah bergeser ke arah lebih muda.

Ketua YKPJ Sutjipto mengatakan laporan World Health Organization (WHO) menunjukkan jumlah penderita kanker payudara di dunia terus meningkat. Sebanyak 7% dari seluruh penderita kanker, lanjutnya, merupakan pasien kanker payudara. Bahkan, katanya, jumlah kanker payudara lebih tinggi dari penderita infeksi, HIV, TBC, dan malaria.

Oleh karena itu, lanjutnya, pihak YKPJ terus melakukan program pendidikan kepada masyarakat untuk meningkatkan pengetahuan mereka tentang penyakit kanker itu. Pasalnya, banyak orang yang tidak mengetahui tentang penyakit kanker atau mencari pengobat yang irrasional, sehingga berdampak lebih buruk.

"Kami menargetkan pada 2010 orang sudah sadar akan pentingnya pemeriksaan dini dan tidak ada pasien yang datang pada kondisi stadium IV yang peluang kesembuhannya kecil," kata Sutjipto yang juga dokter spesialis kanker itu.

Diharapkan dengan adanya program pita pink itu, katanya, orang semakin peduli dengan penyakit kanker payudara. Juga melakukan pola hidup sehat seperti tidak merokok, tidak minum alkohol, rajin olahraga, tidak mengkonsumsi makanan berlemak tingggi, protein tinggi, banyak makan serat serta menghilangkan kebiasan-kebiasaan yang tidak sehat.

"Kalau penyakit kanker itu terdeteksi sejak dini atau stadium 1, peluang kesembuhannya lebih besar dibandingkan dengan pasien yang sekarang banyak datang setelah mengalami stadium IV."

Dalam rangka perayaan ulangtahun YKPJ ke-5, yayasan ini akan mengadakan acara talkshow di mal-mal yang menjadi pusat gaya hidup antara lain di Citos, Jakarta Selatan, pada 24 Agustus.(yn)

bisnis.com

 

Berita Lain

  • Kasus AIDS di Jakarta 41.240 Orang
  • Imunisasi turunkan angka kejadian penyakit
  • Cathy pelajari kulit wajah wanita
  • Menkes salahkan pemda soal Jamkesmas
  • Gorengan sumbang 35% penyakit jantung
  • Korban kacang hijau asal China bertambah
  • Taiwan larang bubuk ammonium China
  • RS Omni & Askes kerja sama hemodialisa
  • Askes keluarkan Rp9,6 miliar untuk cuci darah

Komentar

Beri Komentar