Bisnis Indonesia Online » Senggang » Kebugaran


Jumat, 22/08/2008 19:23 WIB

Badan POM luncurkan 'Petualangan Pompi'

oleh : Mia Chitra Dinisari


JAKARTA (bisnis.com): BP POM meluncurkan program kampanye keamanan pangan di sekolah dengan meluncurkan maskot keamanan pangan bernama Pompi.

Langkah itu dilakukan untuk mengurangi masalah keamanan pangan di sekolah, dengan banyaknya produk pangan olahan yang berbahaya dan belum memenuhi syarat higienitas.

Berdasarkan data keamanan pangan di sekolah dan kasus Kejadian Luar Biasa (KLB), keracunan pangan pada 2007 menunjukkan produk olahan di lingkungan sekolah tercemar bahaya pangan (fisik, mikrobiologis dan kimia) mencapai 45%.

Dari sisi KLB dan keracunan pangan, lingkungan sekolah menjadi kategori tertinggi kedua setelah rumah tangga. Faktor yang mempengaruhi keamanan pangan adalah karakteristik pangan (kandungan zat gizi, kadar air, keasaman, ketersediaan oksigen), bahan asal/bahan baku produk pangan, penyimpanan pangan, Higiene dan sanitasi, pengetahuan pengolah pangan, penggunaan BTP yang melebihi peraturan, penggunaan bahan yang dilarang digunakan pada pangan, Program pengawasan keamanan pangan yang dilakukan, Peran serta masyarakat

Aziza Nuraini, Direktur Surveilan dan Penyuluhan Keamanan Pangan BPOM, mengatakan kampanye keamanan pangan adalah salah satu bentuk strategi yang dipilih agar masyarakat mengingat pesan-pesan keamanan pangan yang disampaikan. Kampanye ini memiliki pesan utama 'Amankan Pangan dan Bebaskan Produk dari Bahan Berbahaya'.

"Agar target sasaran mudah tergugah, termotivasi, terkesan dan selalu mengingat pesan-pesan keamanan pangan yang disampaikan maka diperlukan maskot dalam kampanye ini, untuk itulah kami menciptakan tokoh Pompi," ujar dia.

Isu yang disosialisasikan kepada masyarakat terutama generasi muda bangsa dalam hal ini anak-anak yang masih belia adalah 5 kunci keamanan pangan, dan bahan berbahaya yang dilarang dalam pangan.

"Petualangan Pompi" merupakan satu bentuk penyuluhan moderen yang dikemas secara atraktif, inovatif dan kreatif untuk mensosialisasikan 5 kunci keamanan pangan dan bahan berbahaya yang dilarang dalam pangan ke anak-anak yang masih belia.

Sesuai rencana pada 28 Agustus, Petualangan Pompi akan dimulai pertama kali dengan berbagai aktivitasnya di Sekolah Dasar Bintaro 03. (tw)

bisnis.com

 

Berita Lain

  • Kasus AIDS di Jakarta 41.240 Orang
  • Imunisasi turunkan angka kejadian penyakit
  • Cathy pelajari kulit wajah wanita
  • Menkes salahkan pemda soal Jamkesmas
  • Gorengan sumbang 35% penyakit jantung
  • Korban kacang hijau asal China bertambah
  • Taiwan larang bubuk ammonium China
  • RS Omni & Askes kerja sama hemodialisa
  • Askes keluarkan Rp9,6 miliar untuk cuci darah

Komentar

Beri Komentar