Bisnis Indonesia Online » Senggang » Kebugaran


Senin, 25/08/2008 20:09 WIB

Remaja diminta kenali kanker payudara

oleh : Reni Efita Hendry

JAKARTA (bisnis.com): Remaja diimbau mengenal kanker payudara sejak dini dan melakukan pola hidup sehat karena usia penderita penyakit sudah bergeser ke arah usia lebih muda.

Ketua Yayasan Kesehatan Payudara Jakarta (YKPJ) ahli kanker payudara Sutjipto mengatakan sekarang di Indonesia ditemukan sejumlah kasus kanker payudara pada perempuan usia di bawah 22 tahun.

Sebelumnya kanker payudara, katanya, ditemukan pada perempuan usia di atas 35 tahun, kini usia penderita kanker payudara bergeser ke perempuan yang usia muda.

"Meski penyebab kanker payudara belum diketahui secara pasti, tapi ada faktor-faktor risiko," kata Sutjipto pada acara ulang tahun ke-5 YKPJ di Citos, Jaksel.

Menurut dia, faktor risiko itu dapat berupa merokok aktif dan pasif, minum alkohol, faktor diet yang mengkonsumsi makanan siap saji, dan lingkungan berpolusi.

Sementara itu, pakar nutrisi Andang Gunawan menganjurkan agar banyak mengkonsumsi makanan sehat termasuk sayur-sayuran segar karena banyak mengandung mineral, vitamin yang berfungsi untuk meningkatkan daya tahan, mengurangi risiko penyakit dan memperlambat penuaan.

"Makanan yang alami mudah bereaksi dengan tubuh. Berbeda dengan makanan instan, karena tubuh perlu mengenal untuk mengetahui bahan-bahan yang asing," kata Andang.

Sedikitnya 200 remaja dari berbagai sekolah menengah atas, universitas dan remaja dari panti asuhan di Jakarta mengikuti acara tersebut. Tujuannya agar remaja itu perhatian akan penyakit kanker payudara mulai dari sejak dini.
Ketua Dewan Pembina YKPJ Linda Agum Gumelar mengatakan tahun ini kegiatan Pita Pink difokuskan kepada remaja oleh karena kesadaran remaja pada kanker payudara saat ini masih minim. Saat ini, katanya, kanker payudara masih dianggap sebagai penyakit yang hanya bisa menyerang perempuan usia di atas 35 tahun. (tw)

bisnis.com

 

Berita Lain

  • Kasus AIDS di Jakarta 41.240 Orang
  • Imunisasi turunkan angka kejadian penyakit
  • Cathy pelajari kulit wajah wanita
  • Menkes salahkan pemda soal Jamkesmas
  • Gorengan sumbang 35% penyakit jantung
  • Korban kacang hijau asal China bertambah
  • Taiwan larang bubuk ammonium China
  • RS Omni & Askes kerja sama hemodialisa
  • Askes keluarkan Rp9,6 miliar untuk cuci darah

Komentar

Beri Komentar