Perancang RI-Malaysia gelar busana Muslim

Senin, 25/05/2009 20:15:45 WIBOleh: Reni Efita Hendry
JAKARTA (bisnis.com): Sedikitnya 28 perancang mode Indonesia dan Malaysia menyemarakan peragaaan busana muslim yang diselenggarakan Islamic Fashion Fastival Kuala Lumpur-Jakarta pada malam ini dan besok siang di Hotel Mulia.

Acara itu diikuti 19 perancang mode Indonesia dan 11 perancang asal Malaysia. Perancang yang memperagakan koleksinya pada malam ini adalah Ghea Panggabean, Itang Yunasz, Sebastian Gunawan, Hannie Hananto, Jenny Tjahyawati, Merry Pramono, dan Ida Royani. Besok, akan menampilkan 11 perancang mode lokal.

Peserta peragaan busana itu didominasi oleh 16 anggota Asosiasi Perancang Pengusaha Mode Indonesia.

Dato Raja Rezza Shah, pendiri IFF yang dibentuk pada 2006, mengatakan peragaan kali ini merupakan yang ketiga bagi IFF di Jakarta. "Pada tahun ini kami bergabung dengan APPMI," kata Rezza sore tadi.

Ketua APPMI Taruna K Kusmayadi mengatakan organisasinya baru yang pertama kali ikut serta, sementara organisasinya mempunyai anggota 150 perancang, 30-40 orang di antaranya perancang busana muslimah.

"Kami ikut mengembangkan busana muslim untuk menyatukan konsep dan ide sesuai kaidah dan sesudah itu membuat busana muslim untuk global," kata Taruna.

Tujuan pelaksaan peragaan busana IFF itu, kata Rezza, agar busana muslim tidak berkiblat ke Paris, Milan dan New York. "Islam adalah beautiful. Pencapaiannya adalah menggalakan perancang busana muslim," ujar Rezza.

Tujuan IFF adalah untuk menjadikan Jakarta, Kuala Lumpur dan Dubai sebagai pusat mode busana muslim. Sementara itu tim PAC ikut berpatisipasi dalam peragaan busana itu dengan merias wajah sebanyak 60 model. (tw)
Nikmati kemudahan mengakses koran Bisnis Indonesia dalam berbagai format hanya dengan mendaftar menjadi member, GRATIS !
Daftar member »
 

Komentar

Hak Cipta © 2007 - 2009 - PT Jurnalindo Aksara Grafika