Bisnis Indonesia Online » Senggang » Mode
Rabu, 26/03/2008 19:35 WIB
Yani Soemali luncurkan batik bermerk Ayunda
oleh : Reni Efita Hendry
JAKARTA: Perancang busana Yani Soemali berkolaborasi dengan mahasiswa Sekolah Bisnis Manajemen (SBM) semester lima untuk meluncurkan merek busana batik, Ayunda, tadi sore di Bimasena Club.
"Saya berkolaborasi dengan mahasiswa itu untuk mendorong mereka untuk menjadi pengusaha muda," kata Yani setelah menyelenggarakan show tersebut.
Pada acara tersebut diperagakan sedikitnya 60 busana ibu dan anak. Busana-busana yang diperagakan itu sebagian juga dirancang oleh mahasiswa itu dan sebagian lagi dirancang oleh Yani.
Harga busana dijual mulai dari Rp350.000-Rp600.000. Yani mengatakan bahwa untuk tahap pengenalan ini dia tidak menjual busana yang mahal-mahal agar orang-orang lebih mengenal terlebih dahulu. Sedangkan bahan batik itu, katanya, berasal dari Madura, Cirebon dan Yogyakarta.
Setelah acara peragaan busana yang kebanyakan terdiri dari blus itu, para tamu yang banyak yang membeli. Sementara itu mahasiswa SBM ITM Andina yang menjabat sebagai Vice Marketing Director Bravado Company,mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan tugas dari dari satu mata kuliahnya untuk menjadi pengusaha muda.
"Kami mulai mengembangkan usaha dengan produk yang berbasis batik dan kebudayaan Indonesia," kata Andina yang pada satu kelompoknya berjumlah 33 mahasiswa itu.
Usaha yang baru dilaksanakan oleh mahasiswa selama dua bulan itu sudah break event point pada bulan pertama. Modalnya merupakan pinjaman dari satu bank yang pada bulan keempat akan dikembalikan.
Sedangkan keuntungannya, kata Andina, nanti akan digunakan untuk membangun daerah Ciwidey, Bandung. (dj)
bisnis.com
Berita Lain
- Jember Fashion Carnival kembali digelar
- Islamic Fashion Festival digelar 22-23 Juli
- Hariyadi Sukamdani gelar Prologue A New Begining
- Gerai batik Allure buka di Singapura
- LuVaze lebarkan bisnis buka 3 cabang