Bisnis Indonesia Online » Senggang » Mode


Jumat, 09/05/2008 14:24 WIB

Ulos berbahan benang viscose diperagakan

oleh : Reni Efita Hendry

JAKARTA (Bisni): Dalam memperingati 25 tahun kehadiran PT South Pacific Viscose (SPV), produsen serat alam cellulosic dari pahon pinus, diperagkan ulos Batak yang menggunakan bahan benang viscose.

"Pembuatan ulos ini merupakan inovasi dari penggunaan benang dari viscose, sehingga ulos tampil lebih ringan dari yang biasa," kata perancang mode Merdi Sihombing yang banyak menaruh perhatian pada kain tradisional dan mengembangkan inovasi ulos itu.

Untuk mewujudkan 65 potong ulos mulai dari penelitian sampai menjadi ulos yang diperagakan tadi malam, kata Merdi, diperlukan waktu selama dua tahun. Merdi memperagakan serangkaian temuan baru itu dalam sebuah koleksi busana bertema Partonun yang berarti perempuan-perempuan penenun.

PT SPV merupakan produsen serat alam cellulosic yang bahan bakunya diimpor dari beberapa negara. Perseroan melakukan inovasi penggunaan benang viscose untuk membuat ulos, kain tenun khas Batak. (tw)

bisnis.com

 

Berita Lain

  • P&G akan gelar lomba penata rambut
  • Musa gelar peragaan busana berbentuk seni
  • Ani Yudhoyono akan buka pameran kain tradisional
  • Hotel Mulia gelar peragaan busana Best of British

Komentar

#1 - Salut kepada Pak Merdi.

Saya sampaikan perasaan hormat dan salut atas usahanya mengadakan inovasi terhadap ulos Batak ini. Bagi orang Batak ulos adalah simbol dari perasaan kasih sayang dari sipemberi ulos kepada sipenerima ulos.Dengan adanya modifikasi ini,maka kegunaan ulos semakin banyak,satu saat bisa dipakai sebagai bahan baju baik untuk laki maupun perempuan.Selamat ya pak Merdi Sihombing.

BSimarmata. - depok @ 09/05/2008 - 17:05 WIB dari 202.137.25.208 (docsis2-208)

Beri Komentar