Bisnis Indonesia Online » Senggang » Olahraga
Senin, 18/08/2008 14:04 WIB
Tunda pidato demi tenis meja
oleh : Antara
SINGAPURA (Antara): PM Singapura Lee Hsien Loong menunda pidato politiknya yang paling penting agar rakyat Singapura sempat menyaksikan final tenis meja melawan China.
Kantor berita DPA melaporkan bahwa pertandingan pada Minggu itu disertai penyerahan medali pertama Olimpiade bagi Singapura setelah kurun waktu hampir setengah abad.
Meskipun China merebut medali emas di pertandingan final tersebut, rakyat Singapura bangga karena medali perak diberikan kepada tim beranggotakan tiga petenis meja mereka.
Orang-orang asing bergabung dengan penduduk Singapura di gedung Persatuan Tenis Meja Singapura, saat pertandingan final tersebut disiarkan di suatu layar lebar. Satu-satunya medali Olimpiade yang pernah didapat Singapura adalah medali perak angkat besi atas nama Tan Howe Liang, 75.
"Sekarang wartawan tidak perlu bertanya saya dengan pertanyaan yang sama setiap empat tahun," kata Tan, mengacu pada pertanyaan "Bagaimana rasanya menjadi satu-satunya orang Singapura yang mendapat medali Olimpiade."
Lee mengatakan ia mengubah waktu pidatonya pada Rapat Umum Nasional sehingga rakyat Singapura dapat menyaksikan dan mendukung pertandingan beregu tenis meja itu secara langsung.
"Saya tidak menduga Singapura akan melaju ke final," kata seorang pengamat, Wang Shee See. "Kami membuat sejarah," katanya.
bisnis.com
Berita Lain
- Nasib Nurdin Halid tergantung PSSI
- Pecatur putri RI menang atas Tajikistan
- Tim catur putra RI tahan imbang Venezuela
- RI menang meyakinkan pada Olimpiade Catur
- Regu Putra catur RI kalah dari Kroasia