Bisnis Indonesia Online » Senggang » Olahraga
Jumat, 22/08/2008 12:02 WIB
Atlit senam China dicurigai manipulasi umur
oleh : M. Yunan Hilmi
BEIJING (Bloomberg): International Olympic Committee (IOC) mendesak lembaga senam untuk meneliti lebih jauh kemungkinan beberapa anggota tim senam China yang meraih emas pada Olimpiade Beijing, terlalu muda.
"Kami memutuskan untuk melakukan penelitian. Namun, ini bukan investigasi resmi," kata Jubir IOC Sandrine Tonge.
Keraguan atas usia He Kexin dan anggota tim China lainnya muncul sejak tahun lalu atas laporan media massa China. Jika berita itu benar, mereka diindikasikan terlalu muda dari batas usia minimun yang diizinkan untuk cabang senam olimpiade yakni 16 tahun.
Lu Shanzhen, pelatih kepala tim senam putri China, mengatakan telah memberikan dokumen terkait kepada IOC dan International Gymnastics Federation kemarin. Pekan lalu, atlit putri China membungkam tim Amerika untuk meraih medali emas.
"Kritik-kritik seperti itu tidak akan mengurangi kebahagiaan kami. Berita di media sebelum Olimpiade ini pun tidak mengganggu persiapan kami untuk berlaga. Keraguan itu muncul karena kami ternyata mampu melawan tim senam AS," kata Lu, hari ini.
Pimpinan senam AS Steve Penny menyambut baik rencana penelitian itu yang diharapkan bisa memberikan kejelasan atas isu yang beredar. "Kami berkeyakinan masalah ini perlu mendapatkan perhatian dari pihak FIG dan IOC. Investigasi akan menghilangkan mendung spekulasi yang menaungi kompetisi ini," katanya.
Huang Yubin, pelatih kepala tim senam China, menilai kecurigaan muncul lantaran fisik atlit-atlit Asia yang lebih kecil. "Karena perbedaan fisik ini mungkin timbul keraguan. Seharusnya hal ini tidak terjadi," tegasnya.
Arne Ljungqvist, chairperson medical commission IOC, menegaskan tidak ada alasan bagi atlit China untuk mencuri umur.(yn)
bisnis.com
Berita Lain
- Nasib Nurdin Halid tergantung PSSI
- Pecatur putri RI menang atas Tajikistan
- Tim catur putra RI tahan imbang Venezuela
- RI menang meyakinkan pada Olimpiade Catur
- Regu Putra catur RI kalah dari Kroasia