Bisnis Indonesia Online » Senggang » Olahraga


Sabtu, 06/09/2008 12:05 WIB

"Peluang Inggris terbuka meski kalah dari Kroasia"

oleh : M. Yunan Hilmi

LONDON (Bloomberg): Mantan pelatih sepakbola nasional Graham Taylor berpendapat jika Inggris kalah atas Kroasia dalam kuaifikasi Piala Dunia pekan depan bukanlah akhir dunia. Inggris akan melawan Andorra di Barcelona pada laga pembuka besok. Setelah itu, empat hari kemudian, akan menghadapi tes dari kesebelasan terkuat di Zagreb. Kroasia mengalahkan Inggris dua kali dan mendepak tim ini dari Piala Eropa tahun ini. Kroasia tidak pernah terkalahkan ketika bermain di kandang selama kualifikasi Piala Dunia dan Piala Eropa. Tak urung, media di Inggris ramai-ramai menulis pertandingan 10 September merupakan tantangan bagi pelatih Inggris Fabio Capello harus menang. "Pertandingan itu sangat menentukan untuk kampanye Piala Dunia 2010. Jika tidak dia harus mengundurkan diri," tulis Daily Mirror. "Saya tidak setuju jika Inggris kalah dalam pertandingan tandang itu disebut menentukan. Justru yang vital pada partai ketika Inggris sebagai tuan rumah pada September 2009. Saat itu lah penentuan lama tidaknya Cappelo menjadi pelatih," kata Taylor. Pertandingan dengan Andorra merupakan yang pertama bagi Capello, 62, main di luar sejak melatih pada Desember setelah Inggris gagal masuk Piala Eropa 2008. Selama eksibisi, Inggris menang tiga kali, sekali seri dan kalah. Media Inggris dikenal kejam dalam mengkritik dan berpengaruh terhadap kelangsungan pelatih, termasuk Steve McClaren, Sven-Goran Eriksson, Glenn Hoddle, dan Taylor. Capello juga mendapat kritis pedas ketika Inggris hanya mampu bermain imbang, 2-2, dengan Czech Republic pada pertandingan terakhir.(yn)

bisnis.com

 

Berita Lain

  • Chris John menang angka atas Enoki
  • Chris John dan Enoki saling puji
  • Hopkins beri pelajaran bertinju Kelly Pavlik
  • Heidfeld dari BMW tercepat di F1 Shanghai

Komentar

Beri Komentar