Obat penenang keras ditemukan di rumah Jackson

Sabtu, 04/07/2009 11:07:22 WIBOleh: Elsya Refianti
LOS ANGELES (AP): Obat penenang keras Diprivan ditemukan di rumah Michael Jackson, kata seorang petugas penegak hukum pada Jumat.

Diprivan merupakan obat anastesi yang banyak digunakan dalam ruang operasi untuk merangsang ketidaksadaran. Obat itu juga dikenal sebagai Propofol, diberikan lewat intravena dan adalah sangat tidak lazim dimiiki dalam rumah pribadi.

Petugas itu menolak diungkap identitasnya karena tidak berwenang memberikan pernyataan mengenai hal ini.

Juru bicara Keplolisian Los Angeles letnan John Romero menolak untuk membahas kasus ini. "Itu masih dalam proses investigasi," ujarnya.

Penyebab kematian Jackson masih belum ditemukan. Hasil otopsi kemungkinan belum akan keluar dalam beberapa pekan ke depan.

Di pusat kota Staples Center, di mana pemakaman Jackson akan digelar Selasa pagi, Assisten Kepala Kepolisian Earl Paysinger mengatakan antara 250.000 -- 700.000 orang akan mencoba untuk berada di wilayah itu, meski hanya tersedia 17.500 tiket.

City Councilwoman Jan Perry mengimbau masyarakat untuk tetap berada di rumah dan menyaksikan pemakaman sang bintang pop melalui layar televisi.

Tiket untuk jasa penguburuan Jackson akan digratiskan. Mereka bisa memperolehnya dengan mendaftar di Staplescenter.com. Akan ada 11.000 tiket untuk bisa mendapat kursi di dalam Staples Center dan 6.500 lainnya bisa bisa duduk lokasi yang berdampingan dengan Nokia Theatre, di mana para penggemarnya bisa menyaksikan siaran langsungnya secara simultan. Pada Sabtu malam, sebanyak 8.750 nama akan dipilih secara acak untuk menerima dua tiket masing-masing.

Jackson sebelumnya diketahui menderita insomnia berat. Dalam beberapa pekan sebelum kematiannya, Cherilyn Lee, perawat yang bekerja dengan penyanyi itu, mengatakan Jackson memohon diberikan Diprivan karena stress menyiapkan serangkaian rencana konser kembalinya.

Lee mengatakan dirinya berulang kali menolak permintaan Jackson karena obat itu tidak aman.

Ketika diberitahu Jumat kemarin bahwa Diprivan ditemukan di rumah Jackson, dia mengatakan, "Saya telah melakukan segalanya yang saya bisa untuk memperingatkannya agar tidak menggunakannya."

Diprivan, yang memiliki tampilan seperti susu, kadang-kadang dijuluki "susu amnesia." Para dokter dari Mayo Clinic pernah memperingatkan dalam satu pertemuan di musim gugur lalu bahwa dalam kasus yang jarang terjadi, Diprivan dapat memicu kejadian yang menyebabkan disfungsi jantung dan kematian.

Produsen obat itu, AstraZeneca PLC, memperingatkan bahwa para pasien pengguna Diprivan harus diawasi secara kontinyu, dan dalam jumlah kecil kasus beberapa pasien pemakainya menderita serangan jantung, meskipun tidak jelas bahwa obat itulah penyebabnya.(er)
Nikmati kemudahan mengakses koran Bisnis Indonesia dalam berbagai format hanya dengan mendaftar menjadi member, GRATIS !
Daftar member »
 

Komentar

Hak Cipta © 2007 - 2009 - PT Jurnalindo Aksara Grafika