Bisnis Indonesia Online » Senggang » Seni & Budaya
Senin, 28/04/2008 16:36 WIB
Sasya Tranggono gelar pameran tunggal
oleh : Herry Suhendra
JAKARTA: Sasya Tranggono, pelukis yang banyak menggunakan cat air, kali ini menyelenggarakan pameran tunggal di Kemang Village dengan memajang sedikitnya 50 karya terbaru bertema Endless Love.
Dalam Endles Love menyambut Hari Kartini ini Sasya menampilkan separuh dari karyanya yang dipajang pada 27 April-11 Mei ini bertema kupu-kupu sebagian lagi bunga. "Dalam Hari Kartini motonya habis gelap terbitlah terang. Dalam metamorfosa sama habis gelap melihat yang terang, masa depan," kata Sasya.
Karya bertema kupu-kupu itu dibuat dengan mix media, cat air dan batu-batuan yang menghiasi bagian dari kupu-kupu. Dia memilih kupu-kupu karena timbul dari metamorfosa. Kemudian berubah lagi menjadi transformasi. "Kalau dilihat transformasi negara ini juga melalui proses," kata Sasya yang harga lukisannya dalam pameran ini US$1500-US$12.000.
Lukisan kupu-kupu itumemang dikaitkan dengabn metamorfosa diri yang bercita-cita menjadi insan yang lebih baik di mata Tuhan dan sesama serta insan yang dapat berperan dalam mengembangkan nama Indonesia. Lukisan bunga ditampilkan untuk menggambarkan kodrat perempuan yang selalu dikaitkan dengan kelembutan dan keindahan serta keharuman bunga. (dj)
bisnis.com
Berita Lain
- Film May berlatar belakang kerusuhan digarap
- Taufiq Ismail luncurkan buku
- 'Protes atas film ML adalah pembunuhan karakter'
- "Iron Man" raih urutan pertama lagi
- Ayat-Ayat Cinta ikut berlaga di Cannes