Bisnis Indonesia Online » Senggang » Seni & Budaya


Selasa, 15/07/2008 19:27 WIB

Tirai Kelahiran '83 ungkap petrus era orba

oleh : S. Hadysusanto

JAKARTA (Bisnis.com): Peluncuran album rekaman lagu bertema penembakan misterius (petrus) yang pernah mencuat semasa pemerintahan Soeharto di era 1980-an oleh BM Production merupakan sebuah pemikiran untuk mengungkap kembali tragedi berdarah tersebut.

Album bertajuk Tirai Kelahiran ’83 itu diluncurkan sekaligus dibedah (diskusi) oleh para pakar politik, hukum, sosial, HAM, musik dan lainnya di Kantor Komnas HAM, hari ini, di antaranya Nur Syahbani Kancasungkana (anggota DPR), Sri Bintang Pamungkas (politisi), Ifdhal Kasim (Ketua Komnas HAM), Yosep Adi Prasetyo (Komisioner Komnas HAM), Usman Hamid (Kontras), Bens Leo (kritisi musik) dan lainnya.

Sepuluh lagu di dalam album itu adalah hasil kolaborasi antara bapak dan anak, yakni Bathi Mulyono selaku penulis lirik dan Lita Handayani Bathi Mulyono (Lita BM) sang penyanyi. Lirik yang dibuat Bathi Mulyono sarat muatan kritik kebijakan pemerintah Orde Baru atas peristiwa berdarah tersebut, terutama tentang penderitaan keluarga korban.

Bathi Mulyono yang akrab disapa BM, memang pernah menjadi target utama para pembunuh tersebut. Selama menghindar dari perburuan, dia dan keluarganya merasakan betapa pedih dan sengsaranya. Melalui album Tirai Kelahiran ’83 dia berusaha mengungkap seluruh kepedihan tersebut, termasuk mewakili rasa tersiksa dan beban berat psikologis keluarga korban Petrus lainnya. (yn)

 

bisnis.com

 

Berita Lain

Komentar

#1 - Komentar diskusi Petrus

Diskusi tentang Petrus apabila dikaitkan dengan pelanggaran HAM saya rasa berlebih-lebihan. Karena yang dijadikan target operasi Petrus adalah para Kriminil dan Residivis yang sangat meresahkan masyarakat pada waktu itu.Kenapa Para Residivis harus dibahas padahal korban-korban dari kejahatan para residivis jauh lebih penting.Ingat para Kriminal dan residivis tindak kriminal adalah " SAMPAH MASYARAKAT " yang harus disingkirkan demi kemajuan bangsa ini.

Indra - Jakarta @ 16/07/2008 - 07:48 WIB dari 202.158.98.85 (ip98-85.cbn.net.id)

Beri Komentar