Bisnis Indonesia Online » Senggang » Seni & Budaya


Jumat, 18/07/2008 12:35 WIB

Museum di AS akan gelar budaya Bali

oleh : Antara

DENPASAR(Antara): Sebuah museum besar dan bergengsi di Sanfransisko merencanakan menggelar pameran skala besar tentang seni budaya Bali, mulai dari lukisan hingga sarana ritual upacara keagamaan pada tahun 2010.

"Sejumlah petugas dari Art Museum Sanfransisko kini tengah menjajaki ke Bali untuk persiapan kegiatan bertaraf internasional, termasuk mengadakan pertemuan dengan pengelola museum Neka Ubud," kata Direktur Museum Neka Ubud, Pande Wayan Suteja Neka didampingi staf ahlinya Garrett Kam di Ubud Jumat.

Dia menambahkan untuk itu berbagai persiapan sedang dibahas, termasuk diantaranya rangkaian janur (banten) yang akan untuk kelengkapan pameran akbar di Sanfransisko.

"Rangkaian janur itu apakah akan dibawa dari Bali, atau mengajak seniman yang akan mengerjakan seluruh kelengkapan tersebut di luar negeri," ujar Garrett Kam kelahiran Hawaii yang akrab disapa I Nyoman Swastawa.

Garrett Kam yang telah menulis puluhan buku tentang seni budaya Bali itu menambahkan, pengalaman yang pernah dilakukan 2003 membawa rangkaian janur ke Los Angeles setelah sampai di tempat tujuan mengalami jamuran.

"Atas pengalaman itu akan dibahas secara matang dengan petugas Art Museum Sanfransisko dengan arsitek banten di Bangli," ujar Garrett Kam yang sudah puluhan tahun tinggal di Bali.

Museum Neka yang didirikan 26 tahun silam hingga saat ini memiliki 312 koleksi terdiri atas lukisan klasik wayang gaya kamasan, lukisan gaya Ubud, Batuan, lukisan karya Arie Smith, lukisan kontemporer Bali serta karya-karya seni lukis kontemporer Indonesia dan mancanegara.

Selain itu juga memiliki koleksi 218 keris pusaka hasil seleksi secara ketat yang dilakukan pakar dan pejuang keris Indonesia Ir. Haryono Haryoguritno dan Sukoyo Hadi Nagoro (Mpu dan Pakar keris).

Museum tersebut seluas 2.850 meter persegi di atas lahan 9.150 meter persegi di tebing Sungai Campuhan, Ubud itu, terdiri atas tujuh gedung.

Masing-masing gedung dibagi menjadi ruangan-ruangan dan tiap ruangan diisi koleksi yang menggambarkan sejarah perjalanan seni lukis di Bali. (bes)

bisnis.com

 

Berita Lain

Komentar

Beri Komentar