Bisnis Indonesia Online » Senggang » Seni & Budaya
Kamis, 21/08/2008 10:51 WIB
Pentas wayang modern digelar 14 September
oleh : S. Hadysusanto
JAKARTA (Bisnis.com): Setelah sukses menggelar dua pertunjukan drama wayang berbahasa Indonesia di Teater Wayang Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Yayasan Sena Wangi mempersiapkan pertunjukan ketiga bertajuk Penculikan Dewi Sinta (Cintailah) pada 14 September 2008.
Pagelaran seni wayang tersebut hasil kerjasama antara Yayasan Sena Wangi dengan pihak TMII sebagai agenda budaya nasional yang dipentaskan sejak Juli - Desember 2008.
Penggagas telah menyiapkan enam judul cerita yang dipetik dari seri Ramayana, di antaranya 'Sastra Jendra Hayuningrat (Lahirnya Sang Rahwana), Hasta Brata (Rama Tundung), Penculikan Dewi Sinta (Cintailah), Hanoman Duta (Hanoman Obong), Kumbakarna Gugur (Gugurnya Kumbakarna), Api Suci Sinta (Sinta Obong).
Menurut Ketua Produksi Ratna Sari Loppies, pagelaran wayang tersebut merupakan pelestarian dan pengembangan seni budaya tradisional. Agar banyak diminati maka penyajiannya dibuat lebih modern, diterima dan dipahami oleh generasi muda karena diformat dalam bahasa Indonesia.
"Pemilihan cerita dan penggrapannya diupayakan untuk diminati oleh banyak orang dan tidak terlihat kuno, bergengsi dan megah," kata Ratna kepada Bisnis, pagi ini di Jakarta.
Pementasan ini pun mengkolaborasi seni tari dan olah 'sabet' wayang ditambah gamelan serta pemasukan alat musik seperti saxophone.
Di bagian lain drama wayang tersebut juga dimasukkan unsur seni teater modern, sehingga cenderung tidak dianggap ketinggalan zaman.
Ratna menambahkan pentas wayang ini juga menggunakan multimedia sebagai unsur teknologi, khususnya untuk spesial efek dengan layar komputer besar yang menggunakan teks berbahasa Inggris guna memudahkan turis asing yang meminati seni pagelaran wayang.
Dalam pagelaran ini dia mengaku terlibat sebagai pemain. "Saya sebenarnya baru mempelajari seni pentas wayang meskipun orang tua saya berasal dari Solo. Untuk tari dan nyinden [nyanyi], saya juga baru belajar, tetapi saya menikmati seluruh kesenian wayang ini dan saya akan belajar terus untuk membangun jiwa diri saya sendiri dan menyemangati generasi muda untuk mencintai seni warisan leluhurnya."
Pada bagian lain, Ratna yang juga menjabat advisor PT Bogasari Ratu Raya, berharap pengusaha nasional konsen terhadap kesenian wayang secara khusus, dan umumnya seni budaya nasional.
Direktur Eksekutif Asosiasi Pengusaha Tepung Terigu Indonesia (Aptindo) ini mengatakan beberapa pengusaha tampaknya mulai melirik seni pentas yang dibawakannya bersama teman-teman dari Yayasan Sena Wangi.
Pertunjukan yang digelar di Teater Wayang dapat menampung sekitar 500 orang dengan harga tiket antara Rp150.000 - Rp500.000 per orang. Tiket dapat dibeli langsung di lokasi.(er/bes)
bisnis.com
Berita Lain
- JIFFest 2008 diganggu dana dan demo
- Konser musik Menembus Batas III digelar besok
- Madonna 'Evita Peron' bertemu Presiden Argentina
- Kategori film berbahasa terbaik diusulkan
- Empat Mata sudah boleh tayang lagi