Bisnis Indonesia Online » Senggang » Seni & Budaya


Senin, 06/10/2008 17:48 WIB

Christie's pamerkan karya anak bangsa di Hong Kong

oleh : Herry Suhendra

JAKARTA (Bisnis.com): Balai Lelang Christie’s menampilkan sejumlah karya menarik yang dibagi dalam kategori Asian Contemporary Art dan Chinese 20th Century Art dalam preview di The Ritz Carlton Jakarta.

Karya terpilih yang ditampilkan pada akhir September di Jakarta tersebut akan dilelang di Hong Kong & Exhibition Centre pada 29 November-3 Desember. Sejumlah karya yang dipajang a.l. Soccer karya I Nyoman Masriadi dengan estimasi HK$350.000-500.000, Seri Kertas Lipat II karya Handiwirman Sahputra (HK$200.000-280.000) dan Flower Vendors (HK$200.000-280.000) yang masuk dalam kategori  Southeast Asian Modern + Contemporary Art.

Jumlah penjualan  kategori  Southeast Asian Modern + Contemporary  Art dan  Asian Contemporary Art pada Mei 2008 mencapai total HK$71,7 juta (sekitar US$9,2 juta) yang merupakan dua kali lipat dari total penjualan estimasi karya dan meningkat 40% dari lelang yang sama pada tahun lalu. Sementara jumlah karya yang akan dilelang pada November untuk kategori Southeast Asia + Contemporary lebih dari 100 item, kata  spesialis seni Asia Tenggara untuk Christie’s, Ruoh- Ling Keong.

Dalam evening auction, kata Ling Keong, terbuka untuk umum dan karya yang dilelang sangat selektif dengan jumlah sedikit.

Ling Keong tak bisa menyebutkan secara khusus selling point untuk karya seni Asia Tenggara, karena terdapat karya Le Mayeur, Sudjojono dan Handiwirman. "Masriadi salah satunya," katanya.

Preview yang ditampilkan di Jakarta akhir September lalu merupakan karya modern dan kontemporer dalam spektrum seni rupa Indonesia yang telah mampu menarik perhatian publik akhir-akhir ini.

Tradisi figuratif  yang kerap kali ditemui dalamkarya seni rupa modern dan kontemporer Indonesia ditampilkan sebagai kekuatan utama seperti karya maestro S. Sudjojono, Srihadi Soedarsono bersama karya perupa kontemporer I Nyoman Masriadi dan Budi Kustarto.

Di antara berbagai karya penting yang ditampilkan, dapat disimak karya Hendra Gunawan yang berjudul Flower Vendors (Penjual Kembang), satu karya yang menampilkan kekuatan pelukisnya dalam merepresentasikan kondisi masyarakat modern dalam spektrum seni rupa Indonesia.

Sementara karya I Nyoman Masriadi yang berjudul  Sepak bola (Soccer) adalah karya awal pelukisnya yang mengetengahkan eksplorasi keindahan tubuh. Karya lain yang patut disimak adalah Seri Kertas Lipat II, satu karya yang menarik dengan menampilklan kecendrungan estetis kelompok Jendela dalam karya salah satu anggotanya, Handiwirman Saputra. Karya inimuncul sebagai bagian eksplorasi bentuk dan materi perupanya melalui sebuah objek seni yang melampaui batas-batas karya dwi matra dan tri matra.

"Apa yang  dipamerkan ini hanya sebagian kecil dari yang akan dilelang di Hong Kong dan setelah dipamerkan di Jakarta diteruskan di Singapura pada 10-11 Oktober kemudian ke Taipei kemudian berakhir di Hong Kong," kata representatif Christie’s untuk Indonesia, Amalia Wirjono.

Diiringi maraknya lelang musim gugur Southeast Asia + Contemporary Art, Asian Contemporary Art, lelang Chinese 20th Century Art pun tak kalah menarik. Dengan pencapaian total HK$813,8 juta (US$104,6 juta) dalam satu kali lelangnya, lelang ini menjadi lelang termahal  dalam kategorinya. Lebih dari 60 rekor  perupa diraih dalam kategori ini termasuk diantaranya Zeng Fanzhi’s Mask Series 1996 No.6 yang terjual dengan harga HK$75,4 juta (US$9,7 juta).

Mendukung penjualan karya seni rupa kontemporer China yang mengagumkan,  penjualan karya seni kontemporer Korea, Jepang dan India tak kalah menariknya. Dalam preview di Jakarta, Christie’s menampilkan  karya Pan Dehai berjudul The Laborer No.15, Xin Haizhou yang berjudul Raving goldfish Meeting No.1 dan Sofa’s Codeword karya Kuo Wei Guo.

bisnis.com

 

Berita Lain

  • Demo antirokok warnai konser Rossa
  • Pameran foto artis FFI 2008 banyak diminati
  • Fotografer Korsel pameran di Jakarta
  • KPI tegur SCTV soal tayangan film
  • Film Anak Ajaib sarat teknologi canggih
  • Sladek gelar pantomim di Jakarta
  • Putu pajang karya instalasi terbaru
  • Dadan tawarkan karya seni agak berbeda
  • RCTI kena teguran terakhir

Komentar

Beri Komentar