Jadi IT memang harus jadi superman :), yah tapi semua masalah harus dihadapi dengan lapang dada.The problem is.. Kita punya beberapa printer, fax, fotocopy dan scan yang tersebar di setiap divisi. Dan tiap-tiap divisi itu jaraknya jauh. Repotnya kalau tiba2 dalam saat yg bersamaan Divisi A printernya rusak, Divisi B juga rusak printernya. Sekarang memang fax dan fotokopi sudah terpusat di hrd, cuma hanya sapai jam kerja, lewat jam kerja ruangan di kunci, dan gak bisa fotokopi or fax di malam hari.Masih pake teknologi printer sharing per pc, jadi sangat tergantung oleh PC/ tidak bisa mandiri / tidak ada penghematan resource.IT juga manusia, pengen pulang cepet dan tidak ada masalah ![]()
- Anindito Yoga Respti -
May 30th, 2008 at 3:56 pm
gampang…!
1. jika kantor anda menggunakan jaringan cukup modal jet print server mulai dari harga 400rebu sampe 3jutaan juga ada bahkan ada yang wireless
cukup konfigurasikan jetprint server anda dengan network yang ada misalnya jika network yg ada ip address 192.168.1.1s/d 192.168.1.255 cukup cari ip address yangn kosong misalnya 192.168.1.2 adalah jetprint server anda [ini nantinya disebut sbg local port]
nah sekarang cukup install printer pada semua pc yang terhubung dg jaringan, pada saat add a printer pilih “local printer attached to this computer” kemudian next dan mark “create a new port” dan pilih “standard TCP/IP Port” klik next sampai ada diminta memasukkan “printer name or IP Address”.. masukkin 192.168.1.2 sisanya ikutin aja
Nah lakukan semua pada PC lainnya, setelah selesai anda akan punya network printer
Gampangnya lagi anda cukup install jet print sofware bawaan jetprint server untuk memonitor kondisi printer misalnya ada atau tidaknya kertas yang tersedia, kondisi ink catridge, bahkan ada bisa masukkan database kapan harus order tinta baru
kalo mau agak ribet dikit buat satu PC yang dijadikan print server jadi PC mana saja yang punya akses nge-print pada printer yang ada.. nah ini bisa dilakukkan selain bisa buat cost budgeting per department juga bisa melihat jika ada penyalahgunaan printer contohnya numpang nge-print lamaran…hehehe..
2. mesin fotocopy sekarang udah canggih kok bisa dijadikan printer juga, kalo mesin fotocopynya sewa alias rental coba tanya minta ditambahkan network card dan memory pada mesin fotocopy settingnya sama dengan no. 1
tapi kalo mesin fotocopy-nya milik sendiri malah lebih enak lagi tinggal beli network card kalo perlu tambah memory dan hardisk tambahan, installasinya …???? sama juga dengan no. 1….GAMPAAANG..!
3. belum tau ya.. mesin fotocopy sekarang udah bisa pake system department mulai dari Quota fotocopy per department juga udah ada password untuk masing2 department… cara settingnya..? kalo mesin fotocopy-nya sewa bin rental suruh aja pihak vendor untuk setting mulai dari quota per department, password, sampe akses time juga bisa..!
tapi kalo mesin fotocopy-nya punya sendiri, buruan ubek-ubek manualnya caranya juga sama koq KECUALI kalo mesin fotocopy model lama alias produksi tahun 1995an ke bawah.. nggak bisa..! TAPIII.. bisa diupgrade mesinnya koq cuma ganti device pengaturan mesin cetak.. tapi agak mahal seh
4. Nah sekarang tinggal lokasi aja, tempat-in semua printer, mesin fotocopy dan fax pada satu lokasi biar semua ter-sentralisasi selain efisien, hemat dan IT Staff bisa pulang cepeeet.
salam
May 31st, 2008 at 5:40 pm
foto copy….
siapa takut
kalau printer sering rusak, solusinya, cari priter yang lebih reliable, kadang kadang printer yang sudah sakit sakitan biayanya lebih besar daripada beli printer baru,
usulkan saja untuk ‘melelang’ printer tersebut di kantor, dan sisanya buat nambah printer baru.
fotocopy di ruang HRD, gampang…
kalau butuh fotocopy diluar jam kerja, maka gunakan scan dan print, hasilnya bahkan lebih bagus daripada fotocopy karena printer mempunyai gradasi gretscale yang jauh lebih baik.
mau lebih mudah lagi….
pada saat beli printer baru, ajukan printer multifunction, ada juga koq yang fotocopy dan printer laser,
kalau perlu pilih yang bisa duplex
kan menghemat waktu, biaya, dan biaya operasi karena menghemat kertas, dan bisa ngeprint jadi buku,
June 1st, 2008 at 2:06 pm
Menurut hemat saya tiap divisi dalam satu perusahaankan punya account sendiri2 jadi tetep saja untuk fungsi2 tersebut diatas tidak boleh ditiadakan. Hanya saja kalo bisa berhemat untuk hal ini sebaiknya per divisi memiliki printer dan scan sedangkan untuk yang generalnya seperti fax dan copy cukup satu, hematnya tapi kalau perusahaan tergolong perusahaan multinasional/asing ya mending tiap divisi beli.
Semoga terbantu.
June 2nd, 2008 at 10:49 am
P’ Anindito,
Sudah pernah coba ajukan penggunakan perangkat AIO (All-In-ONE) atau MFP (Multi-Function-Printer) ke manajemen? Jika belum, saya sarankan untuk mengajukan pengadaan perangkat tsb ke manajemen.
Untuk mendukung usulan Anda, Anda perlu melengkapi usulan tsb dg data2 sbb:
- biaya2 yg timbul dari penggunaan BANYAK mesin printer/fax/copy/scanner seperti: tinta, kertas, maintenance rutin, maintenance tak-terjadwal, dll.
- biaya2 yg timbul dari penggunaan mesin AIO/MFP (bisa minta ke vendor)
- kelebihan2 yg akan diperoleh jika menggunakan mesin AIO/MFP baik dari sisi Anda (IT) maupun dari sisi User
Semoga membantu.