Bisnis Indonesia Online » Sosok
Sosok - Detail
Jumat, 09/05/2008 12:37 WIB
Dewi Damayanti:
Jangan bikin hidup tambah rumit
oleh : Th. D. Wulandari
Ada yang menarik saat berbincang dengan Dewi Damayanti, Public Relation Manager The Ritz Carlton Hotel Pacific Place Jakarta. Perempuan cantik berambut sebahu ini ternyata memiliki saudara kembar.
Kedekatannya dengan sang saudara kembar inilah yang membuat Yanti, demikian biasa dia disapa, memulai karier dengan menempuh pendidikan di Australia.
Anak ketiga dari empat bersaudara ini melanjutkan pendidikan sarjana di Curtin University of Technology Perth Australia selepas menyelesaikan D3 di Akademi Pariwisata Trisakti Jakarta. Jurusan marketing public relation menjadi pilihannya.
"Kembaran saya duluan ke Australia, dan namanya juga saudara kembar kami susah dipisahkan. Saat saya berangkat ke sana barulah tiga bulan kemudian memilih universitas," ujar perempuan kelahiran Jakarta 34 tahun lalu ini.
Setelah selama empat tahun menghabiskan waktu di Australia, Yanti kembali ke Indonesia dan magang di Grand Hyatt Hotel Jakarta. Dengan prestasi kerja selama magang, Yanti mendapat tawaran untuk menempati posisi sebagai public relation officer Grand Hyatt Jakarta terhitung sejak 2002. Kurang dari setahun kemudian Yanti mendapat promosi sebagai asisten public relation manager.
Setelah empat tahun di Grand Hyatt, dia ingin mendapatkan pengalaman yang lebih baik dengan menjadi marketing manager di klub Bimasena Jakarta.
Namun, dia hanya bertahan beberapa bulan.Yanti yang mengaku sudah telanjur jatuh cinta pada profesi di hotel, mengundurkan diri dan menjadi marketing communication manager di Hotel Crowne Plaza Hotel Jakarta.
Saat itulah jaringan hotel The Ritz Carlton Jakarta membuka hotelnya yang kedua di kawasan bisnis SCBD Jakarta, setelah sebelumnya The Ritz Carlton telah membuka hotelnya di kawasan Mega Kuningan Jakarta.
Jaringan kerja
Kesempatan itu tidak disia-siakan. Eksekutif itupun menempati posisi sebagai Public Relation Manager The Ritz Carlton Pacific Place Jakarta. Selain faktor keberuntungan, dia merasa jaringan kerja sesama public relation hotel juga sangat menentukan kesuksesannya.
Senang dan bangga dirasakannya saat bekerja di salah satu hotel besar di Indonesia, meskipun tanggung jawab yang besar juga diembannya. Prinsip kesempurnaan dan perhatian pada detail sangat diutamakan dalam menjalankan pekerjaan, selain prinsip keterbukaan kepada bawahan.
Meskipun rekan kerjanya di satu divisi tidak banyak, dia menerapkan kepemimpinan yang terbuka dengan suasana kekeluargaan. Bahkan, dengan senang hati dia bisa berbagi informasi dan proses belajar kepada anak buahnya yang ingin tahu banyak hal tentang pekerjaan.
"Berbuat kesalahan itu bisa saja karena dari situ kita bisa belajar. Tidak ada pertanyaan yang bodoh, tetapi bodoh saja kalau kita tidak banyak bertanya," ujar perempuan berkaca mata ini.
Semua itu dia lakukan karena selama memulai pekerjaan, Yanti mendapat banyak pendampingan dari para atasan tempat dia bekerja di perusahaan sebelumnya, di Grand Hyatt Hotel Jakarta, Klub Bimasena Jakarta, dan di Crowne Plaza Jakarta.
Kini perempuan kelahiran 25 juli 1975 itu mendapat kesempatan emas untuk berkarier di The Ritz Carlton, salah satu jaringan bisnis perhotelan terbesar di Indonesia. Apalagi banyak hal baru dia dapatkan yang bisa dikerjakan dan digali, sehingga setiap pekerjaan yang dia lakukan selalu menyenangkan dan bisa dibagi dengan banyak orang.
Meskipun kesibukan membuat dirinya memiliki waktu kerja lebih dari delapan jam sehari, perempuan yang menikah pada 14 Januari 2005 ini tetap menikmati pekerjaannya. Pada saat libur Yanti banyak menghabiskan waktu di apartemennya bersama kawan dan rekan kerja, saat suami tengah sibuk berlayar.
Waktu liburan banyak dihabiskan dengan bermalas-malasan dan menikmati hari-hari dengan sangat nyaman. Kepribadiannya yang sangat easy going membuat dia menikmati setiap tahapan hidup dan pekerjaan yang dilakoninya saat ini.
"Hidup itu sudah sulit, jadi jangan dibuat lebih rumit lagi. Yang penting jujur saja pada diri sendiri," ujarnya serius.
Pribadi yang ramah dan menyenangkan ini membuat Yanti memiliki banyak kawan dari berbagai kalangan. Hal itu terbukti saat dia menyapa hampir semua karyawan di Ritz Carlton dengan panggilan sayang dan akrab.
Selain itu, dukungan dari saudara kembar juga diakuinya sangat mendorongnya tetap konsisten untuk menjalankan pekerjaan dengan baik. (wulandari@bisnis.co.id)
bisnis.com
Sosok »
Maria Nainggolan
Ditopang bahasa gaulOleh: Noerma Komalasari
Ella Haryanto
Tak ingin ada batas dengan mediaOleh: Noerma Komalasari
Ana Mustamin
Pertahankan merek tetap seksiOleh: Noerma Komalasari
Maya Henrietta Camelia
Digerakkan oleh hatiOleh: Hilda Sabri Sulistyo
Ebiet G. Ade
Teguh bermusik dengan kesederhanaanOleh: Th. D. Wulandari
Elies Lestari Setiawan
Tanpa embel-embel politikOleh: Noerma Komalasari
Elizabeth Maria
Bermodal kepercayaanOleh: Hilda Sabri Sulistyo
Yeane Keet
Menaklukkan tantanganOleh: Reni Efita Hendry
Ika Winardi
Inspirasi ibuOleh: Suli H. Murwani
Komentar
#1 - mencari modal untuk usaha
setelah saya melihat beberapa poin diatas kelihatannya ada hal baru hiaitu bisnis tanpa mengeluarkan modal, kira-kira boleh tau bagaimana cara sukses dalam usaha ketika belum punya modal?
Al Hafidh - Indonesia @ 21/06/2008 - 22:30 WIB dari 125.164.206.131 (131.subnet125-164-206.speedy.telkom.net.id)