Bisnis Indonesia Online » Sosok




Sosok - Detail

Senin, 02/06/2008 15:01 WIB

Ika Winardi:
Inspirasi ibu

oleh : Suli H. Murwani

Berperan sebagai wonder woman, yang sukses berkarier sekaligus dalam rumah tangga, tidaklah mudah. Dukungan dari anak-anak dan suami menjadi faktor penting untuk mencapai prestasi ini.

Salah satu sosok perempuan tangguh yang beruntung memiliki keluarga yang mendukung penuh keinginan berkarier itu adalah Ika Winardi. Perempuan berkulit putih yang sebelum menikah memiliki nama Ika Nursantini Noor mensyukuri keberuntungannya itu.

"Saya beruntung dianugerahi suami dan anak-anak yang mengerti benar kondisi ibu yang bekerja, sehingga mereka tidak mengeluh saat ibunya sibuk," ungkapnya.

Dia menyadari tanpa dukungan keluarga, sulit bagi perempuan untuk bisa berkonsentrasi dalam bekerja. Semenjak anak-anak masih kecil, ibu tiga anak ini sudah memberikan pengertian, kalau ibunya bekerja memiliki tujuan, yaitu meningkatkan kesejahteraan keluarga.

Anak-anaknya mengerti kalau tujuan ibunya bekerja tidak hanya untuk mengisi waktu luang atau sekadar menyibukkan diri. Bersyukur, anaknya memahami hal itu. Sehingga, mereka tumbuh menjadi lebih mandiri dan prestasi sekolahnya tetap bagus, walaupun Ika jarang menemani anaknya mengerjakan PR.

Manajer pemasaran yang baru saja dipromosikan sebagai associate director di perusahaan farmasi asing yang menjual produk susu formula impor itu, waktunya memang kerap tersita untuk pekerjaan. Sabtu atau Minggu pun sering tersita untuk mengurusi acara promosi perusahaan.

Agar kebersamaan dengan anak-anak pada akhir pekan tidak hilang, dia sering mengajak mereka menemani datang di acara promosi. Kalau ada waktu senggang, berenang dan jalan-jalan menjadi saat yang menyenangkan bagi keluarganya.

Ika memang bertekad untuk tetap menjalankan peran ganda. Alasannya, semenjak kecil, ibunya sudah mendidik anak-anaknya, termasuk yang perempuan untuk hidup mandiri.

Sang ibu yang berprofesi sebagai guru memang menjadi inspirasinya untuk menekuni karier. Di lingkungan keluarganya, rata-rata perempuan juga merangkap peran ganda sebagai ibu sekaligus bekerja.

Bekerja membuatnya lebih bahagia karena bisa mengamalkan ilmu yang dipelajarinya selama di bangku kuliah sekaligus mendapatkan uang. Apalagi, dia bertekad walaupun sudah berkeluarga, dia tidak ingin bergantung secara ekonomi kepada suaminya.

Ika menyadari bahwa banyak hal bisa terjadi dalam kehidupan. Menurut dia, perempuan yang mandiri secara finansial, diyakininya lebih baik. Ditambah lagi, peran sebagai ibu rumah tangga ternyata tidak membuat prestasi kerjanya menurun.

Penghargaan

Terbukti, perempuan yang mengaku berusaha fokus saat bekerja sebagai resep suksesnya dalam menekuni karier ini, beberapa kali pernah meraih penghargaan sebagai karyawan dengan integritas tinggi dari Wyeth global.

Penghargaan dari induk perusahaannya yang berbasis di Amerika Serikat ini membuatnya lebih bersemangat dalam bekerja. Dia merasa mendapatkan apresiasi atas jerih payahnya bekerja keras.

"Saya senang, di Wyeth, perempuanpun mendapatkan kesempatan sama untuk meraih prestasi di pekerjaan," paparnya.

Ika yang dalam pekerjaan kerap berhubungan dengan para ibu yang menjadi target pasar dari produk Wyeth ini mengaku menikmati pekerjaannya berjualan susu. Di mata Ika, para ibu itu ternyata banyak yang belum paham tentang produk susu.

Berdasarkan pengamatannya, kaum ibu sering membeli susu karena terpengaruh oleh iklan. Dia berpendapat seharusnya para ibu itu memilih susu berdasarkan kandungan gizi atau vitamin yang dibutuhkan oleh anaknya.

Kenyataannya, banyak ibu yang belum paham masalah itu. Ini yang menjadi sasaran Ika untuk melakukan edukasi mengenai produk susu. Walaupun susu formula yang dijual Wyeth masuk kategori premium, ternyata tidak semua ibu berduit paham tentang memilih produk susu yang sesuai dengan kebutuhan anak.

Ika yang mengaku memberi anaknya ASI, walaupun yang terlama hanya sampai usia sembilan bulan itu ingin harga susu produksi perusahannya nanti bisa terjangkau oleh masyarakat yang berpenghasilan biasa.

Dia mengaku senang dengan rencana perusahaan untuk menjual susu formula untuk segmen pasar menengah bawah. Dia yakin bisa sukses karena di Filipina, produk susu Wyeth ini menduduki peringkat pertama dalam penjualan.

Kalau susu yang bisa dikonsumsi rakyat jelata ini sudah masuk ke Indonesia, rasa bersalah yang selama ini menggelayuti dirinya karena hanya menjual produk untuk orang kaya ini bakal hilang.

Ika yang memulai karier sebagai agen asuransi ini mengaku banyak mendapatkan pelajaran hidup dalam pekerjaannya. Suatu hari nanti, dia bercita-cita bisa membangun usaha sendiri agar bisa menciptakan lapangan kerja bagi orang lain.

Perempuan tangguh ini ingin terus berkarya sampai tua. (suli.murwani@bisnis.co.id)

bisnis.com

 

Sosok »

  • Ingin punya kedai kopi

    Lanny Hendra
    Ingin punya kedai kopi

    Oleh: Noerma Komalasari

  • Cinta museum

    Yuvlinda Susanta
    Cinta museum

    Oleh: Th. D. Wulandari

  • Menjadi pribadi seimbang

    R. Novianti Hardi
    Menjadi pribadi seimbang

    Oleh: Noerma Komalasari

  • Bermental herder

    A. Kasandra Putranto
    Bermental herder

    Oleh: Reni Efita Hendry

  • Nothing to loose

    Niken Rachmad
    Nothing to loose

    Oleh: Noerma Komalasari

  • Work hard, play hard

    Refida Herastuti
    Work hard, play hard

    Oleh: Noerma Komalasari

Komentar

Beri Komentar