Bisnis Indonesia Online » Sosok




Sosok - Detail

Jumat, 11/07/2008 15:56 WIB

Ella Haryanto:
Tak ingin ada batas dengan media

oleh : Noerma Komalasari

Jakarta kini hampir tidak pernah sepi dari kegiatan pameran dengan tema yang beragam. Salah satu penyelenggara pameran adalah PT Panorama Convex Indah. Baru-baru ini, perusahaan itu sukses menggelar pameran pernikahan Grand Wedding Expo dan Franchise and Licence Expo.

Salah satu sosok yang memegang peran penting dalam suksesnya penyelenggaraan pameran yang digelar PT Panorama Convex Indah adalah Ella Haryanto, Media Relation Manager PT Panorama Sentra Wisata Tbk. Ibu dua anak ini tidak pandang bulu, semua jenis pekerjaan pernah dilahapnya.

Dia mengurus aksi panggung, penjualan tiket, tetek bengek media, hingga urusan pajak kegiatan. Semua tempaan itu menjadikan Ella dipandang sebagai salah satu karyawan Panorama yang diperhitungkan.

"Kalau yang suka mengkotak-kotakan pekerjaan tidak akan cocok bekerja di Panorama Convex."

Kepiawaiannya mengurus berbagai hal, terlebih mempertahankan hubungan baik dengan media massa mengantarkannya duduk di jabatan strategis. Terhitung tahun ini Ella dipercaya sebagai Media Relation Manager PT Panorama Sentra Wisata Tbk yang bergerak dalam bidang tour & travel, yang notabene merupakan Holding Grup Panorama.

Semua keahliannya didapatkan secara otodidak alias belajar sendiri. Menurut pengakuannya, banyak orang menebak dia keluaran sebuah sekolah komunikasi.

Dia pun tersenyum simpul saat menceritakan bahwa latar belakang pendidikannya sangat jauh melenceng dari dunia komunikasi yang digeluti sekarang. Perempuan berkaca mata ini adalah lulusan Akademi Usaha Perikanan (AUP), Jakarta.

Jurusan yang dipilihnya kala itu adalah manajemen perikanan. Selepas dari AUP, Ella melanjutkan pendidikan di jurusan manajemen perkantoran Akademi Sekretari dan Manajemen Indonesia (ASMI).

Dia sadar memiliki bakat berkomunikasi yang baik, dan modal itu tidak disia-siakan. Ella memutuskan bergabung dengan Maestro 90 Advertising Agency sebagai marketing manager.

Setelah puas menimba pengalaman di Maestro, dia bergabung di Grup Panorama. Awalnya dia menjadi Media & Product Specialist PT Panorama Multi Media. Di sini, Ella lebih banyak mengurusi semua hal yang berkaitan dengan iklan perusahaan. Setelah naik ke jabatan yang lebih tinggi di Panorama Convex Indah, tanggung jawabnya lebih luas lagi.

"Di sini saya mulai membuat strategi bagaimana mengemas event yang bagus, supaya masyarakat tertarik untuk datang ke event saya."

Ella memikul tanggung jawab besar agar semua acara yang digelar Grup Panorama berjalan dengan baik dan informasinya bisa sampai ke publik. Sebagai perusahaan terbuka, Panorama Sentrawisata harus transparan terhadap publik dan para pemegang saham.

Jalin komunikasi

Ella menjadi salah satu tulang punggung yang menjembatani anak usaha Panorama dengan holding dan publik. Salah satu strategi yang dijalankannya adalah menjalin persahabatan erat dengan media massa.

Hal yang digarisbawahinya adalah tidak boleh membuat batasan saat bergaul dengan para pekerja media. Intinya, komunikasi yang baik harus selalu dibina dengan para rekan kerja.

Perempuan yang tahun ini genap berusia 38 tahun, menjalani hidup mengalir apa adanya. Semua cobaan dan jalan hidup dilaluinya berbekal kekuatan doa. Pada waktu senggang, Ella tidak lepas dari hobi travelling ke sejumlah daerah yang memiliki keunikan. Bersama keluarga besarnya, mereka sering terdampar di tempat wisata yang jarang dikunjungi masyarakat umum.

Sebagai contoh, saat perjalanan dari Jakarta ke Yogyakarta, Ella dan keluarga berhenti di sekitar Kebumen, Jawa Tengah. Mereka menemukan pemandian air panas di daerah tersebut. Saat di Sukabumi, mereka berhasil mencapai air terjun di daerah terpencil dan sukar ditembus.

Tidak berhenti di situ. Pascatsunami, Ella dan keluarganya bahkan dengan santainya berenang di Pantai Pangandaran, Jawa Barat. Keadaan pantai kala itu sangat sepi. Padahal, pada akhir minggu pantai Pangandaran biasanya penuh orang.

Di bibir pantai hanya ada Ella dan keluarganya yang bercengkrama dengan asyik tanpa takut gelombang besar tsunami datang lagi. Mereka berpikir kejadian alam yang maha dasyat seperti itu tidak akan terulang dalam jangka waktu dekat.

"Banyak teman bilang keluarga kami gila karena suka bertualang ke tempat-tempat yang tidak biasa didatangi orang."

Istri dari Ary Haryanto ini dengan bangga mengklaim keluarganya merupakan keluarga pecinta tantangan. Dan, motor penggerak perjalanan gila dipastikan datang dari Ella dan suami yang merupakan karyawan di PT Jasa Marga Tbk. Hidup ini terlalu singkat untuk tidak dinikmati, tutur Ella mengakhiri obrolan dengan sorot mata ceria. (redaksi@bisnis.co.id)

bisnis.com

 

Sosok »

  • Tak seru bila hanya kuliah

    Fransisca Kallista Arnan
    Tak seru bila hanya kuliah

    Oleh: Th. D. Wulandari

  • Keluar dari zona nyaman

    Helny Noviana
    Keluar dari zona nyaman

    Oleh: Noerma Komalasari

  • 'Jangan setengah-setengah'

    Yuyun Setiawati Lanasier
    'Jangan setengah-setengah'

    Oleh: Th. D. Wulandari

  • Makna angka 77

    Ciputra
    Makna angka 77

    Oleh: Maria Yuliana Benyamin

  • Masuk deretan perempuan paling berpengaruh di dunia

    Sri Mulyani Indrawati
    Masuk deretan perempuan paling berpengaruh di dunia

    Oleh: Sutan Eries Adin

  • Ingin punya kedai kopi

    Lanny Hendra
    Ingin punya kedai kopi

    Oleh: Noerma Komalasari

Komentar

#1 - heheheheh

Heheheheheh....Ella Selamat dan Succes yach atas prestasi yg diraih, moga Happy Allways dan akan semakin tangguh dalam menaklukan segala tantangan termasuk tantangan2 yang gila abieez, oh ya termasuk No fear with Tokek...hihihihik

Yon Om Kokok - Mataram @ 20/08/2008 - 10:55 WIB dari 202.152.38.137 (202.152.38.137)

Beri Komentar