Bisnis Indonesia Online » Sosok
Sosok - Detail
Senin, 01/09/2008 11:23 WIB
Ciputra:
Makna angka 77
oleh : Maria Yuliana Benyamin
Hari ulang tahun tak jarang dimaknai secara negatif oleh sebagian orang. Sebab, satu persatu bagian dari diri kita sepertinya mulai digerogoti usia. Namun, tidak demikian bagi orang sukses seperti Ciputra. Pertambahan usia tetap dimaknai sebagai kesempatan terbesar dalam memaknai hidup.
"Ya... usia boleh saja menggerogoti tubuhku, tetapi tidak semangatku...". Begitulah penggalan kalimat yang mendaras dari mulutnya. Kendati sudah mengumpulkan usia yang cukup banyak dalam sepanjang hidupnya, Ciputra tak kehilangan semangat. Optimisme tetap terselip dalam setiap kata-katanya.
Diakui Ciputra, perayaan ulang tahun kali ini sangat spesial. Sama spesialnya dengan kue ulang tahun berbentuk piramida dengan anak tingkat dan lilin sebanyak 77 buah yang disuguhkan di hadapannya dan ragam bingkisan kado yang diterimanya.
Menurut Ciputra, usia 77 menjadi simbol dan lambang dari keberhasilannya selama ini. Keberhasilan yang utuh, kata Ciputra. Ya,... entrepreneur sejati ini memang terbilang sukses di semua bidang, tidak hanya dalam mendidik anak-anaknya, menjalankan dan membesarkan perusahaannya, membesarkan karyawannya, tetapi juga menumbuhkembangkan sikap wirausaha dalam diri setiap orang.
Jangan heran, penilaian sempurna datang dari semua orang yang pernah mengenalnya, termasuk karyawan-karyawannya.
Di mata karyawan, Ciputra adalah sosok yang tegar dan kokoh dalam menghadapi tantangan dan rintangan. Pelopor yang satu ini juga dikenal selalu dekat dengan Tuhan dalam setiap derap langkahnya.
Di sela-sela perayaan ulang tahun itu, ada rasa yang tiba-tiba menyelinap dalam diri Ciputra ketika menyaksikan rangkaian acara yang khusus dipersembahkan baginya. Sudah jelas, rasa itu adalah haru dan bangga.
Bagaimana tidak? Murid-murid sekolah Citra Kasih-sekolah yang didirikannya-memberikan kejutan besar, disusul bingkisan bunga dari karyawan dan hadiah karikatur dari Harian Bisnis Indonesia.
Kejutan pertama sungguh membuat Ciputra sedikit terhenyak. Sebuah bingkisan hasil karya tangan seorang murid Citra Kasih membuat dia terharu. Upaya untuk membangun jiwa wirausaha akhirnya mulai membuahkan hasil.
"Ini hadiah dari Prisca, murid Sekolah Citra Kasih, yang mencoba menggunakan barang-barang bekas pakai untuk dijadikan barang yang layak untuk dijual kembali," kata seorang guru yang mendampingi Prisca.
Maka tersenyumlah sang pelopor wirausaha ini ketika mendengar penuturan itu. "Ini yang saya tunggu-tunggu. Jiwa wirausaha ternyata mulai berkembang dalam diri anak-anak," ucapnya.
Segudang penghargaan
Pria kelahiran Parigi, Sulawesi Tengah, ini memang pantas merasa sukacita. Dalam usia yang sudah tak muda lagi, dirinya masih bisa berkarya, walau hanya lewat ajakan untuk menghidupkan jiwa wirausaha.
Segudang prestasi dan hasil karyanya juga terlihat jelas dalam beragam penghargaan dan pengakuan yang diterimanya. Bayangkan saja, sepanjang 2008 saja Ciputra telah menerima penghargaan sebanyak 12 kali.
Yang terakhir pada 26 Agustus Ciputra memperoleh penghargaan Asia Pacific Entrepreneurship Award 2008 untuk kategori Lifetime Achievement Award atas perannya lima tahun terakhir untuk mendorong bertambahnya jumlah pengusaha di Indonesia.
Segudang penghargaan dan pengakuan yang diterimanya itu, menurutnya, adalah saksi perjalanan seorang pelopor yang tak pernah mati, kendati digerogoti oleh usia. Malahan, dia menilai aneka penghargaan yang diterimanya itu sebagai hasil tuaian dari kerja kerasnya selama ini.
Ya, lelaki satu ini memang tidak pernah berhenti berjuang untuk menghadirkan entrepreneur atau wirausahawan di Indonesia, walau perawakannya telah digerogoti usia perlahan demi perlahan.
"Obsesi saya cuma satu. Saya ingin mengubah bangsa ini dengan menciptakan entrepreneur baru," ujar ayah dari empat orang anak yang saat ini mempersiapkan peluncuran buku barunya yang lagi-lagi tak jauh dari tema entrepreneurship.
Kini tinggal satu harapan yang masih tersimpan dalam diri Ciputra. Memasuki umur baru ini, Ciputra bertekad menjadi pemain belakang layar. Menjadi pemain belakang layar, bagi Ciputra, bukan berarti melepas tanggung jawab sama sekali terhadap perusahaan yang dibangunnya dengan susah payah.
"Saya hanya ingin menjadi mentor di perusahaan. Lebih tepatnya creative navigator karena saya ingin sekali mendorong anak-anak saya dan karyawan saya untuk maju dengan membiarkan mereka berada di garis depan," katanya. Selamat Ulang Tahun, Pak Ci...(maria.benyamin@bisnis.co.id)
bisnis.com
Sosok »
Susanti Nurmalawati
Semua bisa dipelajariOleh: Th. D. Wulandari
Yvette Switalski
Gudang ide gilaOleh: Noerma Komalasari
Arum Indriasari
Ditopang meditasiOleh: Th. D. Wulandari
Eugenia Siahaan
Bermodal nekadOleh: Th. D. Wulandari
Astri Sungkono
Siap diandalkanOleh: Noerma Komalasari
Nina Agustriana
Ketika hidup harus memilihOleh: Th.D. Wulandari
Anita Christiyanti
Ingin jadi sumber inspirasiOleh: Noerma Komalasari
Els Ramadhinta
Sesuai mimpiOleh: Th. D. Wulandari
Faridah Lim
Hasrat terus mencintaiOleh: Noerma Komalasari
Komentar
#1 - makna angka 77
salut,deh buat Pak Ci.. tetep semangat terus,Pak! tapi,kita jangan lupa dengan kondisi tubuh kita. Karena tidak tahu akan kuasa-Nya. keep smile...
hendra - surabaya/indonesia @ 25/11/2008 - 18:09 WIB dari 202.152.172.4 (202.152.172.4)