Bisnis Indonesia Online » Sosok
Sosok - Detail
Jumat, 10/10/2008 11:35 WIB
Els Ramadhinta:
Sesuai mimpi
oleh : Th. D. Wulandari
Mungkin ada benarnya jika orang beranggapan jaringan dan hubungan yang baik dengan orang akan sangat menentukan karier seseorang. Els Ramadhinta, misalnya. Direktur Public Relation Ritz Carlton Hotel Jakarta adalah salah satu contoh orang yang memiliki jaringan dan hubungan baik dengan banyak orang hingga mendukung kariernya.
Semua itu berawal dari cerita masa kecilnya. Sejak kecil Els memiliki cita-cita bekerja di hotel. Sang ayah yang gemar travelling kerap mengajak putri tunggalnya itu menginap di beberapa hotel seluruh Indonesia.
Saat melihat pakaian orang hotel yang indah dan sapaan hangat mereka setiap hariya membuat Els kecil jatuh cinta dengan hotel.
Niatnya itu semakin kuat saat perempuan kelahiran Surabaya 27 Agustus 1978 ini berniat meneruskan pendidikan sarjana di sebuah universitas jurusan pariwisata ternama di Jakarta kala itu.
Sembari menunggu pendaftaran, Els memilih 'singgah' ke Inter Study jurusan Marketing. Siapa sangka justru pendidikan di jenjang akademi itu menjadi pilihan pendidikannya.
Apalagi kesibukannya kuliah dan bekerja kepada seorang pengusaha butik membuat Els tidak memiliki waktu melanjutkan pendidikan lanjutan. Selain itu, tawaran pekerjaan langsung berdatangan kepadnya.
Selepas pendidikan akademi marketing dan berbekal pengalaman dua tahun kepada seorang pengusaha butik, membuat Els berpikir untuk melanjutkan niatnya bekerja di hotel.
"Ibu tempat saya bekerja adalah seorang sosialita yang memiliki jaringan kuat para petinggi dan ambassador, dan di sebuah pesta bertemu dengan eksekutif GM Mercantile Club Jakarta yang meminta saya bergabung bekerja di sana," ujar perempuan hitam manis itu.
Sedikit demi sedikit cita-cita bekerja di hotel kian dekat, apalagi Hotel Mulia Jakarta menawarkannya bergabung sebagai Public Relation Coordinator. Tidak lama bekerja di hotel bintang lima yang berlokasi di Senayan itu, dan Els kembali mendapat tawaran bekerja di Hotel Sari Pan Pacific sebagai Public Relation Manager.
Dua tahun lamanya Els mengaku bekerja dengan enak di sebuah perusahaan hotel yang memberinya banyak kesempatan berkarier sesuai mimpinya.
Hingga kembali di suatu pesta Els bertemu dengan Theo Ocks, seorang petinggi sebuah jaringan hotel besar, yaitu Direktur Sales Marketing jaringan hotel Accor di Indonesia.
Merasa mendapat tawaran yang menantang, Els akhirnya menerima pinangan bekerja sebagai PR Manager jaringan hotel Accor Indonesia yang membawahi manajamen lebih dari 30 hotel seluruh Indonesia.
Banyak belajar
Jika pada akhirnya Els tidak bersama Theo Ocks yang harus dipindahkan ke Accor Singapura, perempuan berambut ikal itu tetap menjalankan tugasnya itu dengan baik.
Hingga dua tahun lamanya Els bergabung dengan perusahaan tersebut sebelum akhirnya Theo Ocks kembali ke Indonesia untuk bergabung dengan Ritz Carlton Jakarta dan mengajak Els kembali bekerja dengannya.
"Saya banyak belajar dari atasan saya, termasuk Pak Theo yang mengajari saya bagaimana membuat program marketing sejak Accor hotel," ujar pengidola Madona itu.
roses belajar yang dia dapat dari orang-orang hebat itulah yang membuat Els menjadi seorang praktisi PR yang patut diandalkan, termasuk saat ini mendapat kepercayaan sebagai Direktur Marketing & Public Relation The Ritz Carlton Hotel Jakarta yang kini memiliki dua lokasi di kawasan Mega Kuningan dan Pacific Place.
Meski demikian, proses belajar tidak hanya dia dapatkan dari atasannya. Bahkan seorang staf, chef, tukang cuci piring, bahkan door girl sekalipun bisa memberiya banyak hal baru dalam pekerjaannya.
Oleh karena itu dalam kesehariannya, pehobi golf dan travelling ini selalu menganggap semua anak buahnya adaah rekan satu tim, bukan memosisikan dirinya sebagai atasan dan mereka adalah bawahan.
"Bekerja di hotel tidak ada main perintah. Kalau melihat ada sampah di lobi misalnya, kalaupun saya melihat, saya sendiri yang mengambil dan membuangnya tidak perlu tunggu tukang bersih-bersih," ujarnya sembari tersenyum.
Dalam karier dan pekerjaan, lajang ini mengaku memegang prinsip bahwa setiap orang harus bisa mem-PR-kan dirinya sendiri. Artinya, jika Anda ingin profesional dan menapaki karier di bidang PR dengan baik, Anda harus bisa mewakilkan ilmu PR itu dalam diri sendiri.
"Teori PR itu penting, tapi yang lebih penting karakter PR. Kalau orang sudah mampu mem-PR-kan diri sendiri setidaknya dia bisa mem-PR-kan perusahaan," ujar perempuan yang fasih berbahasa Inggris ini.
Walau sudah delapan tahun menapaki bidang PR yang mampu mengantarnya ke jenang karier tinggi sebagai direktur, bukan berarti Els berhenti sampai di situ.
Selain tetap berkeinginan untuk menikah, Els ingin lebih memaksimalkan potensi dan kemampuannya dalam berkompetisi dengan para pekerja hotel di luar negeri.
"Namun, masih di Ritz Carlton ya, karena saya sangat cinta dengan hotel ini," ujarnya sembari tertawa. (wulandari@bisnis.co.id)
bisnis.com
Sosok »
Susanti Nurmalawati
Semua bisa dipelajariOleh: Th. D. Wulandari
Yvette Switalski
Gudang ide gilaOleh: Noerma Komalasari
Arum Indriasari
Ditopang meditasiOleh: Th. D. Wulandari
Eugenia Siahaan
Bermodal nekadOleh: Th. D. Wulandari
Astri Sungkono
Siap diandalkanOleh: Noerma Komalasari
Nina Agustriana
Ketika hidup harus memilihOleh: Th.D. Wulandari
Anita Christiyanti
Ingin jadi sumber inspirasiOleh: Noerma Komalasari
Els Ramadhinta
Sesuai mimpiOleh: Th. D. Wulandari
Faridah Lim
Hasrat terus mencintaiOleh: Noerma Komalasari
Komentar
#1 - solusi
Bagaimana anda bisa sekarang karier anda bagus yang memberi motivasi apa ?
syakroni - Indonesia @ 17/10/2008 - 15:13 WIB dari 222.124.145.202 (222.124.145.202)