Mengikuti ke mana angin berhembus dan air mengalir, hidup secara jujur serta mengerjakan apa yang telah menjadi kewajiban tergambar jelas pada sosok Andri Arfan, Manajer Bisnis Informasi PT Pupuk Sriwijaya (PT Pusri).
Pribadi yang ramah dan bertanggung jawab membuat orang-orang di sekitarnya merasa nyaman bekerja dengannya sekaligus mendukungnya mengemban tugas sebagai manajer bisnis informasi yang butuh kerja sama dari berbagai pihak.
Tugas utamanya sebagai manajer bisnis informasi di Pusri adalah memberikan segala informasi kepada para mitra yang berkaitan dengan bisnis Pusri. Selain itu, ia bersama dengan pegawainya juga bertugas mengumpulkan data-data dan informasi untuk menjadi laporan tahunan.
Bagi ayah dari tiga anak ini, pekerjaan mengumpulkan data dari setiap bagian atau divisi perusahaan memang bukanlah hal yang sulit. Namun, jika tidak ada kerjasama yang baik laporan tersebut tidak dapat selesai sesuai dengan harapan.
Ia menekankan dalam mengerjakan apa pun yang paling terpenting adalah kualitas hubungan personal dengan para pekerja lainnya. Ia tak pernah memberi jarak antara atasan dan bawahan.
Hasilnya, ia bersama timnya selalu berhasil menghimpun laporan tepat pada waktunya, bahkan PT Pusri sempat menerima penghargaan laporan tahunan (annual report) terbaik dari Kementerian Komunikasi dan Informasi.
Ia sangat meyakini komunikasi antarpekerja dan para mitra harus selalu berjalan dengan baik. Seperti dalam salah satu buku koleksi Andri, Synergy, for Creating Values terbitan PT Pusri yang menyatakan sistem komunikasi yang memungkinkan keterlibatan stakeholders dalam pengambilan keputusan akan menciptakan dunia yang lebih baik.
Pengambilan keputusan perusahaan bukan menjadi monopoli mitra saja, melainkan juga pemerintah dan masyarakat. Artinya, keputusan yang diambil tidak hanya berpengaruh pada perusahaan saja, tetapi juga pada masyarakat luas.
Selain mendapat penghargaan tahunan dari Kementerian Komunikasi dan Informasi, peran Andri mendukung PT Pusri menyabet peringkat terbaik kedua kategori PMDN dalam Investment Award yang diselenggarakan BKPM bersama harian Bisnis Indonesia.
PT Pusri menjadi salah satu dari sembilan perusahaan yang dinilai mengalami pertumbuhan di tengah krisis global. PT Pusri juga dianggap mampu menjaga perolehan pertumbuhan penjualan dari tahun ke tahun yang dibandingkan dengan total kewajiban dan dari cakupan seluruh aset yang dibukukan.
Alumnus program doktor manajemen bisnis bidang ilmu marketing dari Universitas Padjadjaran (Unpad) ini merupakan salah seorang yang cukup berperan dalam kompetisi ini. Ia dianggap mampu dan akhirnya memeperoleh disposisi langsung dari bagian direksi untuk menangani hal ini.
Pria yang hobi membaca buku-buku tentang strategi manajemen ini mengaku tidak menyangka sama sekali bisa meraih penghargaan terbaik kedua. Menurutnya, kunci dalam kemenangan ini adalah melaporkan apa yang ada dan tidak menambah-nambahkan atau mengurangi data yang ada.
"Cukup kaget juga karena sebenarnya kita [PT Pusri] tidak menargetkan apa-apa. Hanya ikut saja. Mungkin kalau digarap lebih serius dan dengan persiapan yang baik, kita bisa mendapatkan peringkat pertama," ujarnya sambil tertawa.
Bertahap
Andri sendiri telah bekerja dengan PT Pusri sejak 1987. Ia meniti karier dari tahap ke tahap mulai dari Junior Process Engineer di Pabrik Pusri IV Palembang hingga akhirnya berada di level manajer saat ini.
Pada 1994 ia mendapatkan tugas belajar di Program Magister Manajemen Bisnis dan Administrasi Teknologi di Institut Teknologi Bandung (ITB). Selepas lulus dari pendidikan S2, ia dipindahtugaskan ke anak perusahaan PT Pusri Jakarta dan menjadi business analyst di Divisi Coorporate Planing PT Rekayasa Industri.
Pada 1998, ia kembali ditugaskan di PT Pusri Palembang menjadi staf kasubdit korporasi hingga pada 2005 dia hijrah lagi ke Jakarta dan dipercaya menjadi manajer informasi bisnis sejak 2008 sampai sekarang.
Pengalaman kerjanya selama bertahun-tahun di Pusri menjadikannya sangat mengetahui budaya perusahaan itu yang selalu dia terapkan dalam setiap pekerjaannya.
Menurut dia, budaya perusahaan yang dikembangkan Pusri sebagai korporasi yang selalu belajar menumbuhkan kesadaran dan sikap-sikap kemandirian dalam pengelolaan perusahaan. Secara konsisten, Pusri yang berupaya menerapkan prinsip-prinsip good corporate governance (GCG) memengaruhi kinerja Andri.
Lima prinsip utama yang dianut dalam GCG adalah transparansi, akuntabilitas, kejujuran, bertanggung jawab, dan kemandirian. Menurut Andri lima hal ini merupakan budaya perusahaan yang telah ditekankan sejak dahulu, dan ia berusaha menerapkannya dalam bekerja.
Karena kuatnya budaya perusahaan ini membuat Pusri tetap tegak dan kokoh membangun kiprah dalam misi pembangunan nasional. Hal ini terlihat dari banyaknya penghargaan yang telah dicapai oleh PT Pusri.
Pria yang sangat rendah hati ini selalu menegaskan apa yang ia peroleh saat ini bukan hanya dari hasil usaha dan kerja kerasnya sendiri melainkan pengaruh dari orang-orang sekitar, seperti stafnya dan keluarga.
Dia bahkan merasa tak cukup cocok ditempatkan di bagian ini. Namun, ternyata perusahaan tetap percaya pada kemampuan dirinya dan memang hasil pekerjaan yang diberikan pun tidak mengecewakan.
Selain fokus pada pekerjaan, Andri juga sangat mementingkan keluarga. Tidak heran jika ada kesempatan waktu luang ia selalu menghabiskannya dengan bercengkerama dengan para anggota keluarga. Jalan-jalan merupakan hal yang biasanya ia lakukan bersama keluarga.
Bagi Andri, keluarga adalah segalanya karena tanpa dukungan keluarga tak mungkin ia bisa bertahan kuat seperti sekarang ini. (redaksi@bisnis.co.id)