Sunardi Prionomurti

Sunardi Prionomurti

Berpikir positif

Jumat, 15/01/2010 09:19:54 WIBOleh: Gita Arwana Cakti
Pepatah bijak mengatakan melihat sisi positif bisa memicu pola pikir yang juga positif. Jika cara berpikir sudah positif, niscaya hasil baik tinggal menunggu.

Berusaha maksimal dan melihat segala sesuatu dari sisi positiflah yang menjadi hal penting bagi Sekretaris Perusahaan PT Semen Gresik Sunardi Prionomurti dalam menjalani kehidupan, termasuk menjalani pekerjaannya.

Tidak heran, mengemban tugas sebagai sekretaris perusahaan, banyak yang harus selalu dia kawal agar kinerjanya tetap baik. Itu mengapa Sunardi selalu berupaya bekerja maksimal

Tugas utama pria kelahiran Magetan, 4 April 1958, ini bukan hanya mencatat, melainkan juga sebagai compliance officer, liaison officer dan investor relation yang bertujuan memastikan kelancaran komunikasi antara perusahaan dan para pemangku kepentingan.

Dia bersama timnya berkomitmen untuk memberikan nilai tambah bagi para pemangku kepentingan dengan menjaga dan menerapkan budaya perusahaan PT Semen Gresik, yaitu never ending innovation dan improvement.

Wajar jika perusahaan ini meraih perusahaan modal dalam negeri (PMDN) terbaik pertama dalam Investment Award yang diselenggarakan oleh BKPM bersama Bisnis Indonesia.

"Ada atau tidaknya award ini, kami tetap berkomitmen untuk bisa memberikan nilai tambah bagi para pemangku kepentingan. Tidak ada kiat khusus, hanyalah memenuhi semua persayaratan yang ditetapkan oleh panitia penyelenggara."

Penghargaan itu pun tak terlepas dari kontribusi seluruh anggota tim. Koordinasi secara intensif dengan pihak-pihak terkait di perusahaan merupakan salah satu kunci keberhasilan itu. Yang lainnya adalah dengan terus menggali keunggulan yang dimiliki perusahaan dan melakukan penyatuan semua masukan.

Dia menuturkan manajemen PT Semen Gresik juga mengenal istilah Good Corporate Governance (GCG), yang terdiri dari transparency, accountability, responsibility, independence, dan fairness.

Hal-hal yang menyangkut GCG selalu menjadi dasar dalam setiap menjalani kegiatan proses bisnisnya sehingga seluruh kegiatan yang dilakukan memang senantiasa didasarkan pada prinsip-prinsip GCG itu.

"Semen Gresik juga melakukan pemberdayaan peran dan kemandirian sertaip organ perusahaan agar dalam keputusan dan tindakannya ada nilai moral yang tinggi, memperhatikan kepentingan stakeholders dan patuh pada undang-undang."

Kewajiban sosial

Sunardi juga meyakini perusahaan yang hanya berorientasi pada laba, lambat laun akan mengalami masalah. Oleh karena itu, perusahaan juga mengembangkan program Corporate Social Responsibility (CSR).

Esensi dari program CSR adalah membuat perusahaan lebih efisien, punya daya saing tinggi, mampu menciptakan nilai tambah, dan bisa menyediakan produk serta layanan yang terjangkau masyarakat.

Dia berharap akan tercipta hubungan yang harmonis antara lingkungan perusahaan dan masyarakat dengan melaksanakan program pengembangan kelestarian lingkungan secara konsisten dan peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

"Dengan aktivitas CSR yang dijalankan dengan baik, produk berkualitas dengan harga yang kompetitif digabung dengan citra perusahaan yang baik, konsumen akan menghargai produk kita, tentu saja juga dibarengi dengan relationship [menjaga hubungan] dengan customer [pelanggan]," ujar Sunardi.

Dalam menjalani setiap aktivitas, alumnus Magister Management Fakultas Ekonomi Universitas Airlangga (Unair) ini menyadari adanya sisi yang menyenangkan dan tidak menyenangkan.

Dari setiap pekerjaan yang dijalaninya pasti ada suka dan dukanya. Namun, ia selalu berusaha untuk menganggap sebuah pekerjaan adalah amanah sehingga, dalam menjalankan tugasnya, pekerjaan itu terasa ringan dan nyaman.

Sunardi juga selalu mengambil sisi positif dari sebuah pekerjaan. Misalnya, ketika dia bekerja sebagai sekretaris perusahaan, dia senang karena dapat bertemu dengan berbagai komunitas yang memiliki profesi yang berbeda. Dari pekerjaannya ini yang mengharuskan banyak bertemu orang dapat menambah wawasan berpikirnya.

Tantangan yang dihadapi Sunardi dalam beberapa waktu ke depan adalah bagaimana cara melakukan integrated corporate communication agar seluruh keunggulan perusahaan dapat disampaikan secara baik kepada mitranya yang mempunyai kepentingan yang berbeda.

Untuk menjawab tantangan ini, Sunardi mulai melakukan pemetaan kebutuhan komunikasi. Setelah mengetahui keinginan dan masukan dari para mitranya, perusahaan akan membuat sistem untuk memenuhi hal tersebut.

Sunardi pun berencana melakukan penyelarasan komunikasi yang diperlukan antara perusahaan dan para mitra, sehingga akan memberikan kontribusi positif dan nilai tambah bagi semua pihak. (arh) (redaksi@bisnis.co.id)

Komentar

Sosok

Hak Cipta © 2007 - 2009 - PT Jurnalindo Aksara Grafika