JAKARTA (bisnis.com): Ketua MPR Hidayat Nur Wahid berharap agar tidak terjadi lagi pengabilalihan wilayah negara Indonesia seperti Ambalat.
Untuk mencegah terjadinya Ambalat kedua, Indonesia perlu meningkatkan hubungan dengan negara-negara yang berbatasan langsung dengan Indonesia, khususnya mengenai isu pertahanan dan kemanan.
“Harus ada peningkatan hubungan yang lebih baik lagi dalam menangani isu-isu pertahanan dan keamanan serta penyelesaian yang ada hubungannya dengan perbatasan di laut. Hal ini penting dilakukan agar tidak terjadi kasus seperti Ambalat dan lainnya,” kata Hidayat Nur Wahid usai menerima Kepala Staff Angkatan Darat Nguyen Khac Nghien di Ruang Delegasi Nusantara IV MPR/ DPR kemarin.
Pertemuan ini merupakan kunjungan kehormatan dari KASAD yang juga Wakil Menteri Pertahanan Vietnam. Di era demokrasi seperti sekarang ini, lanjut Hidayat, sangat penting melakukan komunikasi yang efektif antarlembaga pertahanan dan keamanan dengan lembaga parlemen. Kedua lembaga itu bisa saling menguatkan pertahanan dan keamanan melalui demokrasi, budgeting dan regulasi.
“Yang jelas, saat ini eranya demokratisasi. Lembaga pertahanan dan parlemen bisa saling menguatkan pertahanan dan keamanan melalui demokrasi, budgeting, regulasi agar pertahanan dan kemanan kita menjadi sangat baik,” papar Hidayat.
Untuk itu KASAD Vietnam, sebagaimana yang diutarakan Hidayat, berharap agar Indonesia dan Vietnam bisa terus menguatkan hubungan antara lembaga pertahanan dan lembaga parlemen.
“Indonesia berkomitmen dalam konteks keluarga besar ASEAN untuk menjadi bagian daripada menyelesaikan masalah yang bermuculan melalui pendekatan langsung dan solutif,” urainya.