Bisnis Indonesia Online » Umum
Minggu, 04/05/2008 10:47 WIB
Ustad Hilmy: PKS tengah inventarisir calon Presiden
oleh : Ratna Ariyanti & Djony Edward
JAKARTA: Ketua Majelis Syuro PKS KH Hilmy Aminuddin menyatakan partainya tengah menginventarisir sejumlah calon presiden untuk diusung dalam Pilpres 2009.
Menurut Hilmy, PKS siap bekerjasama dengan kekuatan politik manapun, asalkan semangat dan tujuannya untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat dan mengembalikan kejayaan bangsa Indonesia yang kini tengah dilanda krisis.
"Selain menyiapkan diri menyongsong Pemilu untuk kemenangan partai, kami saat ini juga tengah menginventarisir sejumlah nama sebagai calon presiden pada 2009," ujarnya saat memberikan sambutan pada Milad ke-10 PKS di Gelora Bung Karno pada sekitar 100.000 massanya siang ini.
Hadir pada kesempatan itu adalah Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Ibu Negara, Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid, mantan Panglima ABRI Wiranto, mantan Ketua Partai Golkar dan mantan Ketua DPR RI Akbar Tanjung, mantan Menteri Keuangan Fuad Bawazier, Menteri Pertanian Anton Arpiantono, Mentero Pemuda dan Olah Raga Adhyaksa M. Dault, Menpera Yusuf Asy'ari.
Selain itu datang pula para fungsionaris PKS seperti Presiden PKS Tifatul Sembiring, Sekjen PKS Anis Matta, Ketua Dewan Syariah PKS Ustad Surachman Hidayat dan sejumlah anggota dewan dari PKS.
Menurut Hilmy, calon dimaksud tidak harus dari kalangan internal partai, ia bisa berasal dari latar belakang politik apapun. "Yang penting presiden kita yang akan datang adalah putra terbaik yang mampu membawa bangsa ini keluar dari krisis berkepanjangan, mengembalikan kehormatan bangsa dan mensejahterakan rakyat," tegasnya.
Dia mengutarakan hari ini PKS sengaja mengundang para tokoh terbaik bangsa yang telah mendeklarasikan diri sebagai Capres 2009, maupun yang disebut-sebut akan maju dalam Pilpres 2009. "Para capres harus dapat meyakinkan kita, bahwa mereka adalah calon yang terbaik untuk kita. Mari kita beri kesempatan kepada rakyat untuk dapat memilih pemimpin dengan cermat dan tidak seperti membeli kucing dalam karung."
Untuk mewujudkan niat tersebut, ujar Hilmy, PKS siap berkoalisi dengan partai manapun maupun kekuatan manapun, dan elemen-elemen lain di dalam kekuatan politik, dan tidak hanya semata karena pertimbangan ideologi.
"Saya sekali lagi ingin menegaskan bahwa bagi PKS masalah ideologi sudah selesai. Bagi kita yang penting saat ini adalah segera mengambil langkah nyata untuk mensejahterakan rakyat," tegasnya.
Menghadapi Pemilu 2009, dia menambahkan, PKS juga mengundang kader-kader terbaik bangsa untuk menjadi calon anggota legislatif di semua tingkatan. "Kami membuka diri bagi siapa saja yang sepakat dengan platform politik PKS untuk bergabung menjadi calon anggota legislatif."
Hilmy menyatakan dengan cara begitu maka PKS dapat menjaring calon-calon pemimpin yang tangguh. Sebab dalam penilaiannya 10 tahun reformasi, Indonesia gagal mencetak pemimpin yang tangguh, yang mampu membawa bangsa keluar dari krisis.
"PKS ingin memastikan bahwa siapapun yang dicalonkan PKS, dia adalah putra yang terbaik bangsa ini. Itulah kunci kemenangan PKS dalam sejumlah Pilkada dan Insya Allah akan terjadi pada pemilu legislatif dan pemilihan presiden mendatang," paparnya.
Hilmy meminta kader PKS untuk menyiapkan diri dan bangsa untuk menyongsong Pemilu 2009 agar lebih berkualitas dalam pelaksanaan maupun hasilnya. Sebab, bila Indonesia gagal memilih pemimpin yang bermutu, akan menjadi penyebab penderitaan rakyat dan gagalnya demokrasi. "Demokrasi akan disalahkan karena pemimpin gagal mensejahterakan rakyat."
bisnis.com
Berita Lain
- Jumlah parpol peserta pemilu 2009 simpang siur
- 'Partai Golkar di persimpangan jalan'
- BPR Malaysia kunjungi kantor KPK
- RI deportasi 4 warga Timor Leste
- Ledakan bom rusak gedung pengadilan AS
Komentar
#1 - Pilpres 2009
# Wiranto-Tifatul # Hidayat-Surya Paloh
ILYAS - Jakarta/Indonesia @ 13/05/2008 - 13:55 WIB dari 125.161.232.248 (248.subnet125-161-232.speedy.telkom.net.id)