Bisnis Indonesia Online » Umum


Minggu, 04/05/2008 12:45 WIB

PKS rangkul empat tokoh nasional

oleh : Ratna Ariyanti & Djony Edward

JAKARTA: Presiden PKS Tifatul Sembiring merangkul empat tokoh nasional yang berpotensi mengikuti Pilpres 2009, mereka adalah Susilo Bambang Yudhoyono, Wiranto, Sutiyoso, dan Akbar Tanjung.
Keempatnya diketahui menghadiri Milad Ke-10 MPKS di Gelora Bung Karno. Apalagi dalam milad tersebut dihadiri 100.000-an kader dan simpatisan PKS.

Tifatul mengatakan kehadiran keempat tokoh nasional tersebut dalam hajat besar PKS menunjukkan bahwa PKS membuka kesempatan kepada siapapun putra bangsa yang layak untuk memimpin negeri ini.

"Kami rangkul semua, mereka kan putra-putra terbaik bangsa ini. Kami tentu akan menseriusi mereka dan tak akan membiarkannya begitu saja," kata dia.

Menurut Tifatul PKS dalam Pemilu 2009 menargetkan dapat menangguk dukungan 15% pemilih, tapi kalau dukungan itu menembus level 20% maka PKS akan mencalonkan kader dari dalam.  "Menurut kami tak satupun parpol pada Pemilu 2009 bisa meraih dukungan 30%, kalau kami optimis bisa meraih 15%."

Ditegaskannya hingga hari ini PKS memang belum memutuskan siapa calon presiden dan wakil presiden 2009, tapi saat ini sedang dalam tahap menginventarisir. "Nggak salah khan kalau kita lirik-lirik calon yang potensial."

bisnis.com

 

Berita Lain

  • Ustad Hilmy: PKS tengah inventarisir calon Presiden
  • Bang Yos: PKS bakal tembus tiga besar
  • Konflik PKB diharapkan selesai 12 Mei
  • Kapal Australia cenderung tangkap nelayan Indonesia

Komentar

#2 - Lirik sih boleh saja,tapi duitnya juga maukan ?

Sudah menjadi rahasia umum,sekarang ini,siapapun itu yang ingin maju menjadi Capres,harus mendekati parpol yang berbobot,dan PKS sekarang ini lagi dapat angin.Tapi hati-hati lho mas Sembiring,karena saudara adalah orang Sumatera,yang relatif terbuka.Statement anda bisa membuat para Capres yang anda sebutkan,mulai mengucurkan dana kepada PKS,dan kalau itu sampai ketahuan kepada pemilih,maka anda akan ditinggalkan,karena menganggap PKS sama saja dengan yang lain,hanya mau bagi-bagi kekuasaan saja,tidak ada yang mengingat rakyat.Semoga PKS tidak sama saja dengan yang lain,walau gejalanya sudah mulai sama saja.

B Simarmata - Depok @ 05/05/2008 - 11:22 WIB dari 202.137.25.208 (docsis2-208)

#1 - maju terus

agar terus ditingkatkan dalam rangka mencapai tujuan

efanurza, amd - indonesia @ 04/05/2008 - 14:43 WIB dari 125.162.85.48 (48.subnet125-162-85.speedy.telkom.net.id)

Beri Komentar