Bisnis Indonesia Online » Umum


Jumat, 25/07/2008 19:04 WIB

Pers diminta kontribusi dalam pilpres

oleh : Ratna Ariyanti


JAKARTA (bisnis.com): Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meminta masyarakat pers agar dapat berkontribusi dalam pemilihan presiden (pilpres) pada tahun depan.

Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Tarman Azzam mengatakan Kepala Negara meminta pers untuk memberikan laboratorium politik.

"Pers dapat melakukan pengamatan mengenai kondisi politik yang ada. Presiden tertarik untuk mendengarkan hasil pengamatan ini," ujar Tarman seusai diterima oleh Presiden Yudhoyono di Kantor Kepresidenan petang tadi.

Presiden juga meminta agar masyarakat pers, khususnya wartawan, terus berpegang pada kode etik jurnalistik. Kunjungan PWI kali ini untuk mengundang Presiden membuka acara Kongres PWI ke-22 yang akan digelar pada 28-29 Juli di Banda Aceh.

Presiden tidak dapat memenuhi undangan ini karena jadwal kongres berbarengan dengan agenda kunjungan kenegaraan Presiden ke Bali. Kongres, dengan agenda laporan pengurus PWI yang masa kerjanya telah berakhir dan pemilihan pengurus PWI serta penetapan agenda kerja, ini menurut rencana akan dibuka oleh Gubernur Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam Aceh Irwandi Yusuf. (tw)

bisnis.com

 

Berita Lain

  • Mayoritas responden enggan pilih JK
  • Presiden yakin hubungan RI-AS membaik
  • Eep: UU Politik perlu direvisi
  • 'Kandidat presiden tak miliki jiwa pahlawan'
  • Pasangan Karsa ungguli Kaji
  • PIB usung Yudhoyono jadi capres 2009
  • Andi: Negara tak boleh takut dengan terorisme
  • Yudhoyono terima delegasi Partai Komunis China
  • Sultan tak bisa gunakan Golkar untuk capres

Komentar

Beri Komentar