Bisnis Indonesia Online » Umum


Rabu, 13/08/2008 16:21 WIB

Parpol diminta ciptakan situasi kondusif

oleh : Mia Chitra Dinisari


JAKARTA (bisnis.com): Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo mengimbau seluruh partai politik peserta pemilu menciptakan suasana yang kondusif selama masa kampanye jelang pemilihan umum tahun depan.

Menurut dia, parpol memiliki andil besar dalam mengantisipasi munculnya gesekan-gesekan yang mengganggu stabilitas keamanan di Jakarta selama masa kampanye nanti. Karenanya diharapkan tidak ada tindakan dari parpol yang dapat menyulut aksi anarkis dari warga pendukungnya.

"Perwakilan parpol itu punya akses ke masyarakat, saya minta mereka aktif mengimbau warga untuk menjaga keamanan saat kampanye nanti," ujar Fauzi Bowo seusai acara temu wicara bertema Menuju Jakarta Sukses Aman dan Sejahtera di Jakarta hari ini.

Selain imbauan kepada parpol, Gubernur juga telah menjalin kerja sama dengan pihak kepolisian dan organisasi masyarakat di Jakarta untuk mencegah kemungkinan munculnya kerusuhan dalam masa kampanye nanti.

Partai politik dituntut cerdik menyusun strategi kampanye. Terlebih lagi, peserta pemilu 2009 lebih banyak dibandingkan 2004. Sebanyak 34 partai politik akan serentak melakukan kampanye sesuai dengan zona yang disepakati.

Partai politik peserta pemilu dibagi menjadi tiga kelompok untuk berkampanye, dan masing-masing melaksanakan kampanye di zona yang telah disepakati antara Komisi Pemilihan Umum dan partai.

Partai politik peserta pemilu dan KPU, kata anggota KPU Sri Nuryanti, di Jakarta, sepakat membagi provinsi di Indonesia menjadi tiga zona kampanye. Kampanye dalam bentuk pertemuan terbatas dan tatap muka, tulis Antara. (tw)

bisnis.com

 

Berita Lain

  • Mayoritas responden enggan pilih JK
  • Presiden yakin hubungan RI-AS membaik
  • Eep: UU Politik perlu direvisi
  • 'Kandidat presiden tak miliki jiwa pahlawan'
  • Pasangan Karsa ungguli Kaji
  • PIB usung Yudhoyono jadi capres 2009
  • Andi: Negara tak boleh takut dengan terorisme
  • Yudhoyono terima delegasi Partai Komunis China
  • Sultan tak bisa gunakan Golkar untuk capres

Komentar

Beri Komentar