Bisnis Indonesia Online » Umum


Jumat, 15/08/2008 13:11 WIB

Presiden: Terima kemenangan dan kekalahan

oleh : Oleh: Tri D. Pamenan, Ratna Ariyanti & Anugerah Perkasa


JAKARTA (bisnis.com): Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meminta semua pihak untuk berani menerima kemenangan dan kekalahan secara kesatria selepas pemilihan umum 2009.

Hal tersebut tertuang dalam dalam pidato kenegaraaan serta keterangan pemerintah atas Rancangan Undang-Undang Tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Tahun Anggaran 2009 beserta nota keuangannya yang dibacakan Presiden Yudhoyono dalam rapat paripurna DPR RI pada pagi tadi.

"Pemilihan umum 2009 harus kita sukseskan sehingga amanah rakyat benar-benar dapat diwujudkan, yaitu parlemen dan pemerintahan yang bersih dan efektif. Tentu saja untuk mewujudkan hal itu kita semua harus menjunjung tinggi nilai-nilai demokrasi," ujarnya.

Kepala Negara juga meminta semua pihak untuk tida memberi ruang bagi terjadinya kekerasan. "Dalam hal ini tidak ada tempat bagi anarki karena demokrasi terlalu berharga untuk dirusak oleh anarki. Saya tegaskan negara tidak boleh kalah dan tidak akan kalah terhadap kekerasan."

Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah mengumumkan 34 parpol peserta pemilihan umum 2009 dan enam parpol lokal yang lulus verifikasi faktual di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam. Keputusan KPU ini diumumkan di Gedung KPU Jl. Imam Bonjol 29, Jakarta, pada 7 Juli.

Dari 34 nama parpol tersebut 16 parpol di antaranya adalah parpol peserta Pemilu 2004 yang memenuhi ketentuan pasal 315 dan 316 huruf d Undang-Undang Nomor 10 tahun 2008 tentang Pemilu anggota DPR, DPD, dan DPRD. Sedangkan 18 parpol lainnya adalah parpol baru yang lulus verifikasi administrasi dan faktual di tingkat Provinsi dan kabupaten/kota. (tw)

bisnis.com

 

Berita Lain

  • Andi: Tidak ada pinang-meminang
  • Wapres akan hadiri Muktamar XVI IRM
  • Presiden Yudhoyono tiba di Beijing
  • Demo di KPU dukung golput

Komentar

Beri Komentar