Bisnis Indonesia Online » Umum
Jumat, 22/08/2008 14:38 WIB
Bibit besok dilantik jadi Gubernur Jateng
oleh : Endot Brilliantono
SEMARANG (bisnis.com): Mantan Pangkostrad Bibit Waluyo dan Bupati Kebumen Rustriningsing besok pagi akan dilantik oleh Mendagri Mardiyanto menjadi Gubernur dan Wagub Jateng periode 2008-2013.
"Pelantikan akan dilaksanakan di Kantor Pemprov dilakukan langsung oleh Mendagri," kata Kabiro Humas Pemprov Jateng Amat Antono kepada Bisnis.
Dengan demikian Bibit dan Rustriningsih resmi menjadi Gubernur Jateng menggantikan Ali Mufiz yang sudah berakhir masa jabatanya. Mantan dosen FISIP Undip itu belum menjelaskan kegiatan yang akan digelutinya setelah tidak menjabat gubernur. Namun dia mengakui dalam menjalankan tugasnya sebagai gubernur masih ada program yang belum terselesaikan.
"Karena itu ada tiga kebijakan pokok yang perlu mendapat perhatian dan kelanjutan kebijakan oleh Gubernur periode 2008-2013," katanya dalam rapat paripurna DPRD Jateng belum lama ini.
Ketiga progran yang perlu menjadi prioritas program adalah kebijakan pembangunan pertanian dalam arti luas, pengembangan pariwisata yang berbasis kerakyatan, dan pengembangan industri mikro/kecil.
Namun diakuinya program tersebut juga sejalan dengan slogan kampanye pasangan kepala daerah yang baru ini sehingga diyakini tidak akan menjadi masalah. Dia menyebutkan jumlah industri mikro/kecil di Jateng sekarang ini mencapai 3,6 juta unit, sebagian besar berada di pedesaan. Demikian pula halnya dengan pengembangan pertanian dalam arti yang luas yang fokusnya juga di pedesaan.
Selain itu Ali Mufiz juga menyebutkan lain yang belum terselesaikan hingga akhir 2007 yakni tingginya pekerja anak di bawah umur yaitu sebanyak 11.302 orang, balita telantar (32.083 anak), anak terlantar (179.282 orang), jumlah keluarga prasejahtera (3,198 juta KK), penduduk miskin (12,66 juta orang), serta rumah tidak layak huni (1.827.397 unit). (tw)
bisnis.com
Berita Lain
- Presiden minta pilkada Jatim tepat waktu
- Anggaran pilkada ulang di Madura Rp20 miliar
- Yudhoyono tindaklanjuti hasil survei
- Mendagri hormati keputusan MK
- Laode pengurus di Parliamentary Network