Bisnis Indonesia Online » Umum
Rabu, 27/08/2008 16:44 WIB
KPU diminta identifikasi penyedia barang
oleh : John Andhi Oktaveri
JAKARTA (bisnis.com): Lembaga Kebijakan Penyediaan Barang dan Jasa Pemerintah (LKPP) meminta KPU segera mengidentifikasi penyedia barang dan jasa di seluruh Indonesia guna menghindari kelangkaan barang akibat ‘permainan’ pengusaha.
"Kami sudah menyurati KPU agar segera mengidentifikasi penyedia barang dan jasa, tidak saja di Jakarta tetapi juga di daerah lain," kata Sekertaris Utama LKPP Agus Rahardjo pada konferensi pers seusai bertemu Wapres Jusuf Kalla hari ini.
Menurut Agus, logistik pemilu yang membutuhkan jumlah material yang banyak, terutama kertas, bisa menjadi ajang permainan pengusaha. Artinya mereka bisa saja mengklaim terjadi kelangkaan kendati kenyataan di lapangan masih ada stok kertas.
"Kalau kita mepet waktu bisa didikte oleh badan usaha," katanya didampingi Kepala LKPP Rustam Syarif serta pejabat lainnya yang ikut dalam pertemuan tersebut.
Selain agar tidak dipermainkan pengusaha, perencanaan yang matang diperlukan agar stok barang tidak berlebihan. Dia merujuk pada pelaksanaan Pemilu 2004 dimana akibat perencanaan yang kurang bagus, sisa kertas mencapai 30 ton.
"Jadi KPU perlu segera melakukan prediksi kebutuhan kertas, perencanaan yang bagus sangat dibutuhkan," tegasnya.
Pada bagian lain, LKPP juga menyarankan agar penyedia barang dan jasa tidak harus berasal dari Jakarta, tetapi juga dari daerah terutama ibu kota provinsi. Tujuannya agar distribusi logistik Pemilu tidak mengalami masalah seperti dalam Pemilu 2004, katanya. (tw)
bisnis.com
Berita Lain
- Mayoritas responden enggan pilih JK
- Presiden yakin hubungan RI-AS membaik
- Eep: UU Politik perlu direvisi
- 'Kandidat presiden tak miliki jiwa pahlawan'
- Pasangan Karsa ungguli Kaji