Bisnis Indonesia Online » Umum


Rabu, 03/12/2008 14:56 WIB

Presiden minta pilkada Jatim tepat waktu

oleh : Irsad Sati & Tri D. Pamenan


JAKARTA (bisnis.com): Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meminta jadwal pelaksanaan penghitungan ulang dan pelaksanaan pencoblosan ulang di Jatim agar dilaksanakan sesuai tenggat waktu yang ditetap KPU.

"Dari kacamata kita semua, Januari tahun depan, hajat politik nasional sudah masuk kepada proses pemilu legislatif," ujar Presiden di Istana hari ini. 

Oleh karena itu, kata dia, tenggat waktu yang diberikan KPU yaitu 30 hari paling lama harus sudah dilaksanakan penghitungan ulang dan 60 hari untuk pencoblosan ulang itu betul-betul dapat dilaksanakan agar tahun depan fokus pada pemilu legislati, presiden dan wakil presiden.

Kepala Negara mengimbau semua pihak untuk menghormati proses demokrasi di Jawa Timur dan mendukung penyelenggara pilkada di daerah tersebut.

"Kalau ada sesuatu yang berkaitan dengan penghitungan suara atau sisi penyelengaraan pemilu atau pilkada maka sulurkan sesuai mekanisme undang-undang yaitu proses hukum."

Dalam hal ini, tambahnya, harus dicegah potensi kekerasan akibat sengketa pelaksanaan pemilihan umum tersebut. (tw)

bisnis.com

 

Berita Lain

  • Anggaran pilkada ulang di Madura Rp20 miliar
  • Yudhoyono tindaklanjuti hasil survei
  • Mendagri hormati keputusan MK
  • Laode pengurus di Parliamentary Network
  • Mayoritas responden enggan pilih JK
  • Presiden yakin hubungan RI-AS membaik
  • Eep: UU Politik perlu direvisi
  • 'Kandidat presiden tak miliki jiwa pahlawan'
  • Pasangan Karsa ungguli Kaji

Komentar

Beri Komentar