Bisnis Indonesia Online » Umum » Hukum
Jumat, 16/05/2008 13:53 WIB
Perampokan bank tewaskan 9 orang
oleh : Taufik Wisastra
MANILA (AP): Sedikitnya delapan orang karyawan bank dan seorang anggota keamanan ditembak mati dalam perampokan bank paling berdarah di Filipina hari ini.
Polisi mengatakan seorang karyawan bank lainnya dalam keadaan kritis di rumah sakit. Para korban ditemukan bergelimpangan di lantai kantor cabang Rizal Commercial Banking Corp di kota Cabuyao di Provinsi Laguna, selatan Manila.
Bank itu belum memberikan layanan seperti biasanya pada pkl. 09.00. Para nasabah yang curiga segera melaporkan kepada otoritas, kata Chief Superintendent Ricardo Padilla.
"Ini merupakan pekerjaan setan dan kami tak akan membiarkannya. Mereka {karyawan] dibunuh dengan cara gang. Setiap korban ditembak kepalanya."
Menurut Padilla, perampok boleh jadi menggunakan alat peredam karena warga di sekitar tempat kejadian perkara tidak mendengar suara tembakan dari bank itu. Dua anggota keamanan menghilang yang memicu dugaan mereka terlibat. (tw)
bisnis.com
Berita Lain
- Bulyan: Itu uang terima kasih
- Dirut PT Pos akan dipanggil paksa Kejakgung
- Hasil sadapan telepon KPK bukti penyuapan
- Bambang bantah David kabur ke Hong Kong
- 'Pernyataan penasihat hukum Artalyta provokatif'